Penyuluh KUA Curup Ajak Jamaah Majelis Taklim Jadi Muslimah Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial
Rejang Lebong (Humas) – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin sulit dibendung, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Curup, Ibu Oli Sholihat, terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital yang berlandaskan nilai-nilai agama. Hal tersebut disampaikan saat mengisi pengajian rutin Majelis Taklim di Musholla Al-Falah, Kelurahan Talang Benih, Minggu (19/7).
Kegiatan yang dihadiri puluhan jamaah ibu-ibu majelis taklim tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Dalam ceramahnya, Oli Sholihat menyoroti pentingnya kecerdasan dalam memanfaatkan teknologi agar keberadaannya menjadi sarana kebaikan, bukan justru menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.
Menurutnya, kemajuan teknologi merupakan anugerah yang dapat memberikan banyak manfaat apabila digunakan secara bijak. Namun di sisi lain, perkembangan teknologi juga menghadirkan berbagai tantangan seperti penyebaran informasi palsu (hoaks), penipuan digital, konten negatif, hingga menurunnya kualitas interaksi sosial dalam keluarga apabila tidak disikapi dengan benar.
“Sebagai seorang muslimah, kita harus mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya, jangan ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar, dan gunakan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat serta bernilai ibadah,” pesan Oli di hadapan jamaah.
Beliau juga mengingatkan pentingnya peran seorang ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anak. Di era digital saat ini, orang tua dituntut untuk lebih aktif mengawasi penggunaan gawai dan media sosial oleh anggota keluarga agar terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merusak akhlak dan karakter generasi muda.
Selain membahas pemanfaatan teknologi, Oli mengajak jamaah untuk memanfaatkan kemajuan digital sebagai sarana menambah ilmu agama, mempererat silaturahmi, memperluas wawasan, serta mendukung aktivitas ekonomi keluarga secara positif. Dengan demikian, teknologi dapat menjadi alat yang membantu meningkatkan kualitas kehidupan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Suasana pengajian berlangsung hangat dan interaktif. Para jamaah tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan karena sangat relevan dengan kondisi kehidupan masyarakat saat ini. Berbagai pertanyaan dan pengalaman terkait penggunaan media sosial serta tantangan mendidik anak di era digital turut mewarnai jalannya diskusi.
Melalui kegiatan pengajian ini, diharapkan para anggota Majelis Taklim Musholla Al-Falah semakin memahami pentingnya memadukan kecanggihan teknologi dengan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia. Dengan bekal tersebut, masyarakat dapat menghadapi perkembangan zaman secara bijaksana tanpa kehilangan jati diri sebagai muslim yang beriman dan bertakwa.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #KUAhebat #KUAkeren #PenyuluhBergerak
From : KUA Curup

.jpeg)

