MIS Nurul Kamal Awali Tahun Ajaran Baru 2026/2027 dengan Shalat Dzuhur Berjamaah Perdana
Rejang Lebong (Humas) – Tahun Ajaran Baru 2026/2027 resmi dimulai di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Kamal. Sebagai langkah awal yang penuh berkah, seluruh siswa melaksanakan Shalat Dzuhur berjamaah perdana di Aula madrasah pada Senin (20/7). Kegiatan ini menjadi simbol penguatan pendidikan karakter dan pembiasaan ibadah sejak dini di lingkungan madrasah.
Sejak pagi hari, suasana madrasah sudah terlihat berbeda. Anak-anak datang dengan semangat baru, mengenakan seragam rapi, dan wajah ceria menyambut hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang. Setelah sesi belajar mengajar pertama selesai, kumandang azan Dzuhur berkumandang. Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 bersama dewan guru segera bergegas menuju Aula dengan tertib dan penuh khidmat.
Barisan shaf disusun rapi oleh para guru pendamping. Dimulai dari iqamah, pelaksanaan shalat berjamaah empat rakaat, hingga zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu siswa kelas 6. Terlihat kekhusyukan di wajah para siswa, terutama bagi sebagian siswa kelas 1 yang merasakan pengalaman pertama mereka shalat berjamaah di lingkungan sekolah. Momen ini menjadi kenangan tersendiri sekaligus pengenalan awal akan pentingnya kebersamaan dalam ibadah.
Wakil Kepala Sekolah MIS Nurul Kamal dalam sambutannya setelah shalat menyampaikan rasa syukur yang mendalam karena seluruh siswa dapat kembali berkumpul dalam keadaan sehat dan penuh semangat. Ia mengajak seluruh siswa untuk menjadikan ibadah sebagai prioritas utama di tengah kesibukan menuntut ilmu.
"Anak-anakku yang sholeh dan sholehah, kita awali tahun ajaran baru ini dengan sujud kepada Allah. Ini adalah pesan penting bahwa sehebat apapun kita belajar, jangan pernah tinggalkan ibadah. Karena dengan dekat kepada Allah, hati kita tenang, pikiran jernih, dan ilmu yang kita dapat akan menjadi berkah," ujarnya dengan penuh haru.
Beliau juga menegaskan bahwa Shalat Dzuhur berjamaah akan menjadi agenda rutin setiap hari di madrasah. Tujuannya tidak hanya untuk memenuhi kewajiban ibadah, tetapi juga untuk menanamkan tiga nilai fundamental, yaitu disiplin waktu, kebersamaan, dan cinta kepada masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan.
Salah satu wali kelas menambahkan bahwa setelah libur panjang, pembiasaan seperti ini sangat penting agar anak-anak kembali terbiasa dengan ritme ibadah dan belajar yang teratur. Menurutnya, momen-momen kecil seperti antre wudhu, merapikan shaf, mendengarkan bacaan imam, hingga berdoa bersama mengajarkan anak-anak tentang tanggung jawab dan adab yang akan mereka bawa hingga dewasa.
"Dari hal kecil seperti antre wudhu, merapikan shaf, mendengarkan imam, anak-anak belajar tanggung jawab dan adab. Ini adalah investasi jangka panjang bagi pembentukan karakter mereka," tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh harap, agar seluruh kegiatan belajar di tahun ajaran baru ini diberikan kemudahan, keberkahan, dan prestasi yang membanggakan. Para siswa tampak gembira dan bersemangat melanjutkan pelajaran setelahnya, seolah energi positif dari ibadah bersama membawa semangat baru dalam menimba ilmu.
Pihak madrasah juga mengajak para wali siswa untuk turut mendukung pembiasaan baik ini di rumah. Dengan sinergi yang kuat antara sekolah dan keluarga, diharapkan lahir generasi MIS Nurul Kamal yang berilmu, berakhlak, berprestasi, dan cinta ibadah sejak usia dini.
(Rahmadaniar/Edwinsya)Hastag : Mis Nurul Kamal
From : MIS Nurul Kamal

.jpeg)

