Latih Public Speaking Islami, MTsN 2 Rejang Lebong Biasakan Siswa Ceramah Tanpa Teks
Rejang Lebong (Humas) – MTsN 2 Rejang Lebong terus berkomitmen mengembangkan potensi peserta didik tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga keterampilan komunikasi dan pembentukan karakter religius. Sebagai salah satu program unggulan madrasah, kegiatan ceramah pagi kembali dilaksanakan pada Senin (20/7) di Musala MTsN 2 Filial Rejang Lebong.
Pada kesempatan tersebut, Hairul Azan, siswa kelas IX A, tampil sebagai penceramah. Dengan penuh percaya diri, ia menyampaikan materi ceramah secara komunikatif, lancar, dan tanpa menggunakan teks. Penampilannya mendapat perhatian dan apresiasi dari dewan guru maupun peserta didik karena mampu menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan bahasa yang mudah dipahami serta interaksi yang baik dengan para pendengar.
Program ceramah merupakan salah satu pembiasaan yang bertujuan melatih keberanian berbicara di depan umum, meningkatkan kemampuan komunikasi dua arah, serta menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa didorong untuk menyampaikan materi dengan penguasaan isi, bukan sekadar membaca naskah.
Sesuai arahan Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik, Apriliandi, M.Pd., Gr., peserta didik kelas VIII dan IX dibiasakan menyampaikan ceramah tanpa teks sebagai latihan public speaking dan penguatan kepercayaan diri. Sementara itu, siswa kelas VII masih diperkenankan menggunakan teks sebagai tahap awal pembelajaran sebelum nantinya dilatih berbicara secara mandiri.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa program ceramah pagi merupakan bagian dari upaya madrasah dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
"Kami ingin peserta didik tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian menyampaikan gagasan, berdakwah dengan santun, serta mampu berkomunikasi secara efektif di hadapan orang banyak. Melalui pembiasaan ceramah tanpa teks, peserta didik dilatih untuk menguasai materi, berpikir sistematis, dan tampil percaya diri. Keterampilan ini akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi mereka di masa depan," ujar Wawan.
Beliau menambahkan bahwa kegiatan ceramah pagi juga menjadi media pembentukan karakter religius sekaligus melatih kepemimpinan peserta didik. Dengan kesempatan tampil secara bergiliran, setiap siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi dirinya serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan.
Melalui program unggulan ini, MTsN 2 Rejang Lebong terus menghadirkan pembelajaran yang seimbang antara penguatan akademik, pembinaan akhlak, dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Ceramah pagi diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi muda yang religius, komunikatif, percaya diri, serta siap menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2

.jpeg)

