Suasana Haru dan Bahagia Warnai Akad Nikah di KUA Kecamatan PU Tanding
Rejang Lebong (Humas) – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padang Ulak Tanding pada Rabu (22/7) pukul 09.00 WIB. Meskipun hujan mengguyur sejak pagi, hal tersebut tidak menyurutkan niat kedua calon mempelai beserta keluarga untuk hadir di Balai Nikah KUA Kecamatan Padang Ulak Tanding dalam rangka melaksanakan prosesi ijab kabul. Pasangan Fauzan Jeri Alfindo bin Syahril dan Julianti binti Baharin resmi melangsungkan akad nikah yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekeluargaan.
Sejak pagi, keluarga, kerabat, dan para tamu undangan tampak berdatangan ke lokasi acara untuk menyaksikan momen sakral tersebut sekaligus memberikan doa restu kepada kedua mempelai. Balai Nikah KUA yang biasanya menjadi ruang pelayanan administrasi, pada pagi itu berubah menjadi tempat yang sarat makna dengan dekorasi sederhana namun elegan, mencerminkan kesakralan dan kebahagiaan acara.
Prosesi akad nikah dipandu oleh Penghulu sekaligus Kepala KUA Kecamatan Padang Ulak Tanding, Sarno, S.Ag. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan prosesi ijab kabul yang diucapkan dengan lantang dan jelas oleh wali nikah, hingga kedua mempelai resmi dinyatakan sah sebagai suami istri. Suasana haru tampak jelas di wajah kedua mempelai dan orang tua saat prosesi sakral tersebut berlangsung.
Kehadiran keluarga mempelai pria yang berasal dari Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menjadi simbol bersatunya dua keluarga dengan latar belakang geografis dan budaya yang berbeda. Sejak proses persiapan hingga selesainya akad nikah, kedua keluarga tampak akrab, saling mendukung, dan menjalin kebersamaan yang hangat. Momen ini menjadi bukti bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga dua keluarga besar dalam ikatan silaturahmi yang erat.
Bagi keluarga Bapak Baharin (ayah mempelai wanita) dan Bapak Syahril (ayah mempelai pria), melaksanakan akad nikah di KUA bukan sekadar memilih tempat pelaksanaan pernikahan, tetapi juga sebagai wujud komitmen untuk melangsungkan pernikahan yang sederhana, sah menurut agama, dan diakui oleh negara. Menurut mereka, akad nikah di KUA memberikan kemudahan administrasi, suasana yang khidmat, serta tidak dipungut biaya, sehingga sangat membantu masyarakat dalam mewujudkan pernikahan yang berkah.
"Menikah di KUA itu sederhana, tidak ribet, dan yang paling penting sah secara agama maupun negara. Kami ingin menunjukkan bahwa pernikahan yang baik tidak harus mewah dan mahal, tetapi harus membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi kedua mempelai serta kedua keluarga," ungkap Fauzan dan Julianti dengan wajah penuh syukur usai melangsungkan akad nikah.
Sementara itu, Bapak Baharin selaku wali nikah, mengaku sangat terbantu dengan pelayanan yang diberikan oleh KUA Kecamatan Padang Ulak Tanding. Mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan berkas administrasi, bimbingan calon pengantin (Bimwin), hingga pelaksanaan akad nikah, seluruh layanan diberikan dengan cepat, ramah, dan profesional. Ia juga menyampaikan apresiasi atas bimbingan dan arahan yang diberikan oleh petugas KUA sehingga seluruh proses persiapan pernikahan berjalan dengan lancar.
Kepala KUA Kecamatan Padang Ulak Tanding, Sarno menyampaikan bahwa selain melayani pencatatan pernikahan, KUA juga terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya adalah program pembinaan keluarga, konsultasi keluarga, bimbingan calon pengantin, serta layanan administrasi yang terintegrasi. Menurutnya, seluruh layanan tersebut merupakan wujud komitmen KUA dalam mendukung terwujudnya keluarga-keluarga yang harmonis dan berkualitas.
Di sela-sela acara, Sarno juga menyampaikan doa dan harapan kepada kedua mempelai. Ia berpesan agar Fauzan dan Julianti mampu membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, yaitu keluarga yang tentram, penuh cinta kasih, dan dilimpahi rahmat Allah SWT. Ia juga mengingatkan pentingnya saling menghormati, menjaga komunikasi, serta mengedepankan tanggung jawab dan kesabaran dalam menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga.
"Semoga kedua mempelai dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta menjadi keluarga yang harmonis, penuh kasih sayang, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Jadikanlah pernikahan ini sebagai awal dari perjalanan panjang yang penuh berkah dan kebaikan," ujar Sarno dalam sambutannya.
Acara akad nikah ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh penghulu, dilanjutkan dengan sesi foto bersama keluarga dan kerabat sebagai kenang-kenangan. Suasana kebahagiaan dan kehangatan terasa begitu kental, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh yang hadir.
Melalui pelayanan akad nikah yang profesional dan humanis ini, KUA Kecamatan Padang Ulak Tanding terus membuktikan diri sebagai lembaga yang tidak hanya mengurus administrasi keagamaan, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam mewujudkan pernikahan yang sah, berkah, dan bermakna. Ke depan, KUA Padang Ulak Tanding berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan pendampingan kepada setiap pasangan yang akan menempuh jenjang pernikahan, demi terciptanya generasi keluarga Indonesia yang kuat dan berakhlak mulia.
(Haikal/Edwinsya)Hastag : #Kemenagrejanglebong
From : KUA P. Ulak Tanding

.jpeg)

