Ratusan Santri Padati Waserda MTs Muhammadiyah Curup Saat Istirahat, Pengelola: "Kami Jaga Kualitas dan Kedisiplinan"
Rejang Lebong (Humas) - Suasana riuh rendah mewarnai area Warung Serba Ada (Waserda) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah Curup ketika bel istirahat berbunyi pada pertengahan hari. Ratusan siswa-siswi yang telah mengikuti proses pembelajaran sejak pagi hari segera memadati kios madrasah tersebut untuk mengisi kembali energi dan menikmati momen kebersamaan di tengah kesibukan akademik. (23/7)
Waserda yang dikelola langsung oleh madrasah ini menjadi pusat aktivitas utama siswa saat waktu istirahat tiba. Berbagai kebutuhan harian siswa tersedia lengkap, mulai dari aneka makanan ringan, kue tradisional khas daerah, minuman segar yang menyegarkan, hingga perlengkapan alat tulis kantor (ATK) yang mendukung kegiatan belajar. Keberadaan Waserda ini tidak hanya memudahkan siswa dalam memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam memberikan pelayanan terpadu kepada seluruh warga sekolah.
Meskipun diserbu oleh banyak siswa dalam waktu yang bersamaan, suasana di Waserda tetap terpantau aman, lancar, dan tertib. Para siswa secara sadar dan disiplin menerapkan budaya antre yang rapi di depan meja pelayanan tanpa perlu saling berdesakan. Petugas piket yang bertugas pun tampak sigap mengatur alur pembelian agar semua siswa dapat terlayani dengan cepat dan adil. Pengelola Waserda beserta petugas yang bertugas tampak cekatan dalam melayani setiap transaksi, memastikan seluruh siswa mendapatkan pelayanan yang prima sebelum jam masuk kembali berbunyi.
Salah seorang pengelola Waserda MTs Muhammadiyah Curup menyampaikan bahwa pihak pengelola selalu berkomitmen untuk menjaga kualitas dan kehalalan produk yang dijual sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan dan kenyamanan para siswa.
"Saat jam istirahat, Waserda memang selalu ramai. Kami berusaha menyajikan pelayanan yang ramah dan cepat, serta memastikan semua makanan dan minuman yang dijual higienis, sehat, dan terjangkau bagi kantong siswa. Kami juga sangat mengapresiasi anak-anak yang makin disiplin dan sadar untuk selalu mengantre dengan tertib. Ini adalah kebiasaan baik yang perlu terus dijaga dan dibudayakan," ungkapnya di sela-sela kesibukan melayani pembeli.
Tidak hanya sebagai tempat berbelanja, area di sekitar Waserda juga menjadi sarana interaksi sosial yang hangat antar siswa dari berbagai tingkat kelas. Mereka tampak duduk santai di kursi-kursi yang tersedia, menikmati jajanan sembari berbincang dan bersenda gurau dengan teman sekelas. Momen ini menjadi penyeimbang yang menyegarkan di tengah rutinitas akademik yang padat, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarsiswa.
Kesadaran lingkungan juga terlihat jelas di kalangan siswa. Setelah selesai menikmati makanan dan minuman, mereka langsung membuang sampah bekas kemasan ke tempat sampah yang telah disediakan di sudut-sudut area Waserda. Sikap peduli lingkungan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter yang terus ditanamkan oleh madrasah kepada seluruh peserta didik.
Suasana riuh rendah yang penuh keakraban di Waserda ini menjadi momen berharga yang dinantikan oleh para siswa setiap harinya. Setelah jam istirahat usai, mereka kembali ke kelas masing-masing dengan semangat baru dan energi yang pulih, siap melanjutkan kegiatan belajar mengajar dengan lebih fokus dan bersemangat.
Kepala MTs Muhammadiyah Curup menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan dan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan, serta mengapresiasi kinerja pengelola Waserda yang terus meningkatkan pelayanan.
"Kami bangga melihat anak-anak kami mulai terbiasa dengan budaya antre dan menjaga kebersihan. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang kami tanamkan secara konsisten. Semoga semangat kebersamaan dan kedisiplinan ini terus terjaga dan menjadi kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari mereka," ujar beliau.
(RAGA/Edwinsya)Hastag : #MTsmuhammadiyahcurup
From : MTs Muhammadiyah

.jpeg)

