Guru MTsN 2 Rejang Lebong Raih Reward pada Workshop Kurikulum Berbasis Cinta Tingkat Provinsi Tahun 2026
Rejang Lebong, (Humas) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh delegasi MTsN 2 Rejang Lebong pada hari kedua Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dilaksanakan pada Kamis (23/7) di Laboratorium IPA MAN Rejang Lebong. Salah satu delegasi, Ririn Pebriyanti, S.Pd., Gr., berhasil memperoleh reward dari pemateri setelah menunjukkan pemahaman yang sangat baik dalam menyusun perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta.
Workshop yang dipandu oleh Dr. Rupiah, M.Pd. tersebut memasuki sesi praktik penyusunan perangkat pembelajaran. Peserta diminta menyusun pemetaan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), serta Topik Materi yang terintegrasi dengan nilai-nilai KBC sesuai mata pelajaran yang diampu.
Pada kesempatan tersebut, Ririn Pebriyanti yang merupakan guru Matematika MTsN 2 Rejang Lebong, mempresentasikan hasil rancangan perangkat pembelajarannya di hadapan pemateri dan seluruh peserta workshop. Presentasi yang sistematis, argumentatif, dan aplikatif menunjukkan bahwa nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran Matematika tanpa mengurangi substansi materi. Atas capaian tersebut, Dr. Rupiah memberikan reward sebagai bentuk apresiasi terhadap pemahaman dan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan konsep KBC.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa guru MTsN 2 Rejang Lebong terus meningkatkan kompetensi profesionalnya, sekaligus siap mengimplementasikan kebijakan Kementerian Agama melalui pembelajaran yang lebih bermakna, humanis, dan berpusat pada peserta didik.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh salah satu guru delegasi tersebut.
"Kami mengucapkan selamat kepada Ibu Ririn atas penghargaan yang diraih dalam Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Prestasi ini menunjukkan bahwa guru MTsN 2 Rejang Lebong memiliki semangat belajar yang tinggi dan mampu menerjemahkan konsep Kurikulum Berbasis Cinta ke dalam perangkat pembelajaran secara nyata. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat dibagikan kepada rekan-rekan guru lainnya sehingga implementasi KBC di madrasah dapat berjalan secara optimal," ujar Wawan.
Beliau menambahkan bahwa keikutsertaan guru dalam workshop bukan sekadar memenuhi undangan pelatihan, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui penyusunan perangkat ajar yang lebih kontekstual, pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik, serta penguatan budaya madrasah yang berlandaskan nilai-nilai Panca Cinta.
Prestasi yang diraih oleh Ririn Pebriyanti menjadi motivasi bagi seluruh guru MTsN 2 Rejang Lebong untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan kompetensi profesional. Dengan guru yang terus bertumbuh, madrasah optimistis mampu menghadirkan pendidikan yang bermutu, ramah, inklusif, dan mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta berdaya saing global.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


