Siap Inovasi Belajar, Guru MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu Serap Ilmu di Workshop KBC
Rejang Lebong (Humas) --- Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis dan menyenangkan bagi para siswa, guru dari MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu turut serta menghadiri kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan Madrasah dan Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Rejang Lebong (23/7). Kegiatan bernilai strategis yang berlangsung selama dua hari ini dipusatkan di Aula MAN Rejang Lebong, Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah. Pada gelaran kali ini, panitia mengusung tema besar yang sangat relevan dengan tantangan zaman, yakni "Mewujudkan Pendidikan yang Bermutu, Ramah, Inklusif, Generasi Unggul, Berkarakter, dan Berdaya Saing Global."
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pendekatan berbasis kasih sayang dan nilai-nilai humanis merupakan fondasi utama dalam membentuk ekosistem pendidikan yang sehat di lingkungan madrasah.
"Pendidikan tidak hanya sekadar mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga melatih ketulusan hati. Kurikulum Berbasis Cinta hadir untuk memastikan bahwa madrasah dan RA mampu menjadi rumah kedua yang nyaman, inklusif, serta mampu memancarkan karakter positif bagi setiap anak didik," ungkapnya saat membuka acara.
Workshop ini diikuti oleh 120 peserta yang terdiri dari jajaran kepala madrasah, kepala RA, serta para guru perwakilan dari berbagai lembaga pendidikan di Rejang Lebong, termasuk utusan dari MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu. Selama dua hari penuh, para peserta mendapatkan pembekalan materi secara komprehensif dari para pemateri yang sangat kompeten di bidang pengembangan kurikulum dan pendidikan karakter. Tak hanya mendengarkan paparan teori, agenda workshop juga dirancang dengan format dinamis dan kolaboratif, di antaranya:
- Pendalaman Konsep KBC: Membedah bagaimana nilai-nilai empati, kasih sayang, dan penghargaan terhadap perbedaan diintegrasikan ke dalam penyusunan modul ajar harian.
- Sesi Diskusi Interaktif: Mengurai berbagai tantangan riil yang dihadapi guru di dalam kelas serta menemukan solusi pembelajaran yang lebih inklusif dan ramah anak.
- Sesi Sharing Pengalaman: Wadah saling bertukar cerita dan praktik baik (best practices) antar sesama pendidik dalam menerapkan pendekatan emosional yang positif kepada para siswa.
Sepanjang berlangsungnya acara, suasana aula MAN Rejang Lebong nampak diwarnai oleh tingginya antusiasme para peserta. Kehadiran dan keaktifan para guru MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu bersama ratusan tenaga pendidik lainnya menjadi bukti nyata dari komitmen yang kuat untuk terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi.
Melalui keikutsertaan dalam workshop ini, para pendidik diharapkan dapat membawa semangat baru dan mengimplementasikan ilmu yang didapat secara langsung di sekolah masing-masing. Langkah ini menjadi cerminan nyata niat mulia para pendidik di Rejang Lebong dalam melahirkan generasi masa depan yang tak hanya cerdas secara intelektual, namun juga unggul dalam karakter dan siap bersaing di tingkat global.
(liza/Edwinsya)Hastag : #kemenag #kemenagrl #madrasah #agenperubahan #workshop #kbc
From : MIM 14 Talang Ulu



