Guru MIN 1 Rejang Lebong Ambil Peran Aktif Sukseskan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta
Rejang Lebong (Humas) – Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Angraini, S.Pd, menunjukkan komitmen dan dedikasinya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah dengan terlibat aktif sebagai pembawa acara (MC) pada pembukaan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh PGRI Cabang Khusus Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong bekerja sama dengan Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu pada Rabu (23/7) di MAN Rejang Lebong.
Sejak awal kegiatan, Angraini tampil dengan penuh percaya diri dan profesional dalam memandu jalannya acara pembukaan. Dengan penyampaian yang komunikatif, tertib, dan penuh semangat, rangkaian kegiatan berlangsung khidmat serta memberikan kesan positif kepada seluruh peserta workshop yang berasal dari berbagai madrasah di Kabupaten Rejang Lebong.
Angraini saat diwawancarai menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan sebagai pembawa acara merupakan bentuk pengabdian sekaligus dukungan terhadap suksesnya implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah.
"Saya merasa bangga dapat dipercaya menjadi bagian dari kegiatan ini. Semoga Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada seluruh guru sehingga nilai-nilai cinta, kepedulian, dan karakter mulia dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di madrasah," ujar Angraini.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, memberikan apresiasi kepada guru-guru MIN 1 Rejang Lebong yang aktif mengambil bagian dalam berbagai kegiatan di tingkat kabupaten maupun provinsi. Menurutnya, keikutsertaan Angraini sebagai pembawa acara menjadi bukti bahwa sumber daya manusia di MIN 1 Rejang Lebong memiliki kompetensi, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri yang baik.
"Kami mengapresiasi keterlibatan Ibu Angraini, S.Pd dalam menyukseskan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Partisipasi aktif seperti ini menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus menunjukkan bahwa guru MIN 1 Rejang Lebong mampu berkontribusi tidak hanya dalam kegiatan pembelajaran, tetapi juga pada kegiatan-kegiatan profesional di lingkungan Kementerian Agama," ungkap Mufidatul Chairi.
Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sendiri menjadi salah satu upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih humanis, berorientasi pada pembentukan karakter, serta menanamkan nilai kasih sayang, kepedulian, dan penghormatan terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu mengimplementasikan konsep Kurikulum Berbasis Cinta secara nyata dalam proses belajar mengajar di madrasah.
Keikutsertaan guru MIN 1 Rejang Lebong dalam berbagai agenda pendidikan menjadi wujud nyata komitmen madrasah untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Diharapkan semangat kolaborasi, profesionalisme, dan pelayanan yang ditunjukkan oleh para guru dapat menjadi inspirasi bagi seluruh insan madrasah dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



