Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Tingkat Kabupaten Rejang Lebong Sukses Digelar di MAN 2 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong melalui bidang Pendidikan Madrasah sukses menyelenggarakan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) tingkat kabupaten pada 22–23 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di MAN 2 Rejang Lebong ini diikuti oleh kepala madrasah dan guru perwakilan dari seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Rejang Lebong. (23/7)
Workshop secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman, S.Ag.,M.Pd.I yang dalam sambutannya menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan terobosan penting dalam membangun karakter peserta didik di era modern.
“Pendidikan tidak hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan kepribadian yang berlandaskan nilai-nilai kasih sayang, toleransi, dan akhlak mulia. Kurikulum Berbasis Cinta hadir sebagai jawaban atas tantangan pendidikan karakter yang semakin mendesak untuk diterapkan di lingkungan madrasah,” ujar Rahman.
Acara ini juga turut dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu sebagai bentuk dukungan dan penguatan kebijakan implementasi KBC di tingkat daerah. Kehadiran mereka memberikan motivasi tambahan bagi para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan antusias.
Dari MIS Ar-Rahmah, kegiatan ini diwakili oleh dua orang guru, yaitu Habsa Aryati, S.Pd. dan Akmal Amaliah, S.Pd. Sementara itu, Kepala MIS Ar-Rahmah berhalangan hadir karena sedang menjalani masa pemulihan akibat sakit. Meskipun demikian, kedua guru yang mewakili madrasah menunjukkan komitmen tinggi dalam mengikuti setiap sesi workshop guna memperoleh ilmu dan pengalaman yang dapat diterapkan di satuan pendidikan mereka.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh narasumber berpengalaman di bidang pengembangan kurikulum berbasis karakter. Untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran, para peserta dibagi ke dalam empat kelas berdasarkan jenjang pendidikan masing-masing, yaitu RA, MI, MTs, dan MA. Pembagian ini memungkinkan setiap peserta mendapatkan materi yang lebih spesifik dan relevan dengan kebutuhan di tingkat satuan pendidikan masing-masing.
Pada kelas jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), materi disampaikan oleh Rindu Hati, M.Pd., yang membahas secara mendalam mengenai konsep implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, strategi penyusunan perangkat pembelajaran berbasis KBC, serta tata kelola pelaksanaan KBC di lingkungan madrasah. Sesi penyampaian materi berlangsung secara interaktif dan aplikatif, dilengkapi dengan praktik langsung penyusunan perangkat pembelajaran sehingga peserta dapat memahami secara konkret bagaimana menerapkan KBC di kelas masing-masing.
Melalui workshop ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara optimal di madrasah masing-masing. Selain meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang humanis dan berkarakter, kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi antarpendidik dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan generasi yang berakhlak mulia di Kabupaten Rejang Lebong.
(Akmal/Edwinsya)Hastag : #workshopkbc
From : MIS Ar Rahmah



