MT Nurul Qomar Bahas Hukum Lam Ta'rif Bersama PAI KUA Curup Tengah
Rejang Lebong (Humas) – Majelis Taklim (MT) Nurul Qomar Kelurahan Kampung Jawa kembali menggelar kegiatan pembinaan keagamaan bersama Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I bertempat di Masjid Taqwa, Kamis (23/7). Pada pertemuan kali ini, materi yang dibahas adalah hukum Lam Ta'rif, salah satu kaidah penting dalam ilmu tajwid yang menjadi dasar untuk membaca Al-Qur'an secara baik dan benar.
Dalam penyampaiannya, PAI KUA Curup Tengah, Siti Robi’ah, menjelaskan bahwa Lam Ta'rif terbagi menjadi dua hukum bacaan, yaitu Alif Lam Qamariyah dan Alif Lam Syamsiyah. Jamaah diberikan penjelasan mengenai ciri-ciri, cara membaca, serta contoh-contoh penerapannya dalam ayat-ayat Al-Qur'an agar lebih mudah dipahami dan dipraktikkan.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif. Selain penyampaian teori, jamaah juga diajak membaca beberapa potongan ayat Al-Qur'an secara bergantian untuk mempraktikkan materi yang telah dipelajari. PAI memberikan koreksi terhadap pelafalan dan makharijul huruf sehingga setiap peserta dapat memahami letak kesalahan dan cara memperbaikinya.
Siti juga menyampaikan bahwa pembelajaran tajwid merupakan bagian penting dalam menjaga kemurnian bacaan Al-Qur'an. Menurutnya, memahami hukum Lam Ta'rif akan membantu jamaah membedakan bacaan yang harus dibaca jelas (izh?r) maupun yang dibaca dengan memasukkan bunyi lam ke huruf setelahnya (idgh?m).
"Belajar tajwid tidak mengenal usia. Semangat ibu-ibu Majelis Taklim Nurul Qomar dalam mempelajari Al-Qur'an patut diapresiasi. Dengan memahami hukum Lam Ta'rif, diharapkan bacaan Al-Qur'an menjadi semakin baik, benar, dan sesuai dengan kaidah yang diajarkan Rasulullah SAW," ungkapnya.
Jamaah MT Nurul Qomar tampak antusias mengikuti pembelajaran. Mereka aktif mengajukan pertanyaan mengenai hukum bacaan yang sering dijumpai dalam Al-Qur'an serta meminta bimbingan secara langsung ketika mempraktikkan bacaan.
Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.,MHI mengapresiasi konsistensi kegiatan pembinaan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam di berbagai majelis taklim. Menurutnya, pembinaan tajwid secara berkelanjutan merupakan salah satu upaya meningkatkan literasi Al-Qur'an di tengah masyarakat sekaligus memperkuat semangat belajar sepanjang hayat.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Curup Tengah berharap masyarakat semakin termotivasi untuk terus mempelajari Al-Qur'an, tidak hanya mampu membacanya dengan lancar, tetapi juga sesuai dengan kaidah ilmu tajwid sehingga nilai-nilai Al-Qur'an dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



