Gerakan Nyata Berantas Buta Huruf Al-Qur'an, PAI KUA Curup Utara Gandeng Mahasiswa KKN IAIN Curup Bina Majelis Taklim
Rejang Lebong (Humas) — Dalam upaya mewujudkan masyarakat yang semakin melek Al-Qur'an, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara terus mengintensifkan pembinaan kepada majelis taklim melalui program pemberantasan buta huruf aksara Al-Qur'an. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (24/7) ini berlangsung di dua majelis taklim, yakni MT Al Hidayah dan MT Nurul Islam, dengan melibatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup.
Di MT Al Hidayah, pembinaan dipandu oleh Desi Marlina, S.Pd.I, yang memberikan bimbingan membaca Al-Qur'an dan Iqra secara bertahap kepada para jamaah. Materi difokuskan pada pengenalan huruf hijaiyah, pelafalan yang benar sesuai makharijul huruf, serta latihan membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan metode yang mudah dipahami oleh peserta.
Sementara itu, di MT Nurul Islam, pembinaan dipimpin oleh Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I. Dalam kegiatan tersebut, jamaah dibimbing memperbaiki bacaan Al-Qur'an melalui latihan tajwid, pengulangan bacaan, serta pendampingan secara langsung agar setiap peserta dapat membaca Al-Qur'an dengan lebih baik dan benar.
Kehadiran mahasiswa KKN IAIN Curup memberikan semangat baru dalam pelaksanaan pembinaan. Para mahasiswa turut mendampingi peserta secara kelompok maupun individu, membantu proses belajar membaca Iqra dan Al-Qur'an, serta memotivasi jamaah agar semakin percaya diri dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an.
Desi Marlina menyampaikan bahwa kolaborasi antara penyuluh agama dan mahasiswa KKN merupakan bentuk sinergi yang sangat positif dalam memperluas jangkauan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
"Pemberantasan buta huruf Al-Qur'an memerlukan pendampingan yang berkelanjutan. Dengan keterlibatan mahasiswa KKN, proses pembelajaran menjadi lebih efektif karena peserta mendapatkan perhatian dan bimbingan yang lebih intensif," ujarnya.
Senada dengan itu, Siti Rodiatul Kholidawati menegaskan bahwa majelis taklim merupakan wadah strategis untuk meningkatkan literasi Al-Qur'an, khususnya bagi ibu-ibu yang memiliki semangat tinggi untuk terus belajar meskipun telah berusia dewasa.
Melalui kegiatan ini, KUA Curup Utara berharap semakin banyak masyarakat yang mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Sinergi antara Penyuluh Agama Islam dan mahasiswa KKN IAIN Curup diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang religius, cinta Al-Qur'an, serta mendukung terwujudnya program pembinaan umat yang berdampak bagi kehidupan masyarakat.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PemberantsanBacaAksaraAlQur'an#IAINCurup#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



