Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, Siswa MTsN 2 Rejang Lebong Biasakan Bawa Wadah Makan Sendiri
Rejang Lebong, (Humas) – Pemandangan menarik terlihat di lingkungan MTsN 2 Rejang Lebong pada Senin (27/7). Saat waktu istirahat tiba, para peserta didik tampak menikmati makanan dengan membawa wadah makan sendiri dari rumah. Kebiasaan positif ini merupakan bagian dari Gerakan Zero Plastic yang terus dibudayakan di madrasah sebagai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), khususnya pada nilai cinta kepada alam dan lingkungan.
Melalui gerakan tersebut, penggunaan kantong plastik dan kemasan sekali pakai di lingkungan madrasah terus dikurangi. Peserta didik dibiasakan membawa kotak makan maupun wadah minum sendiri sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus membangun budaya hidup bersih dan bertanggung jawab.
Gerakan ini tidak hanya mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan madrasah, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa setiap tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan bumi. Dengan semakin sedikitnya sampah plastik yang dihasilkan, lingkungan madrasah menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk proses belajar.
Program Zero Plastic juga menjadi bagian dari pembiasaan karakter yang dilakukan setiap hari. Guru dan tenaga kependidikan turut memberikan teladan dengan mendukung penggunaan wadah yang dapat dipakai berulang kali sehingga budaya peduli lingkungan tumbuh melalui keteladanan dan kebiasaan.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., melalui Waka Kesiswaan, Jauhari, S.H.I., Gr., menyampaikan bahwa Gerakan Bawa Wadah Sendiri merupakanimplementasi nyata nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam kehidupan sehari-hari.
"Kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya diajarkan melalui teori, tetapi harus diwujudkan dalam kebiasaan nyata. Gerakan membawa wadah makan sendiri adalah salah satu bentuk implementasi nilai cinta kepada alam dalam Kurikulum Berbasis Cinta. Kami ingin membentuk peserta didik yang memiliki kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab sebagai khalifah di bumi. Kebiasaan sederhana ini diharapkan menjadi karakter yang terus dibawa hingga di lingkungan keluarga dan masyarakat," ungkap Jauhari.
Beliau menambahkan bahwa MTsN 2 Rejang Lebong akan terus memperkuat berbagai program pembiasaan yang mendukung pendidikan karakter, salah satunya melalui Gerakan Zero Plastic. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari tumbuhnya kepedulian peserta didik terhadap sesama dan lingkungan.
Melalui pembiasaan membawa wadah makan sendiri, MTsN 2 Rejang Lebong berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan, bertanggung jawab, dan mampu menjadi pelopor gaya hidup ramah lingkungan. Langkah kecil yang dilakukan hari ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam mengurangi sampah plastik dan menjaga kelestarian bumi bagi generasi mendatang.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



