Disiplin Dimulai dari Hal Kecil, Pembina OSIM MTsN 2 Rejang Lebong Lakukan Pembinaan Pasca Upacara
Rejang Lebong, (Humas) – Sebagai bagian dari upaya membangun budaya disiplin di lingkungan madrasah, Pembina OSIM MTsN 2 Rejang Lebong, Ade Sonnie Aglesia, S.Pd., M.Pd., memberikan pembinaan kepada peserta didik yang belum mengenakan atribut upacara secara lengkap pada Senin (27/7) di lapangan madrasah, setelah pelaksanaan upacara bendera.
Pembinaan dilakukan secara edukatif dengan menjelaskan berbagai bentuk pelanggaran terkait tata tertib berpakaian saat upacara, pentingnya mematuhi aturan madrasah, serta konsekuensi yang diberikan apabila pelanggaran tersebut terus diulangi. Peserta didik juga diberikan kesempatan untuk memahami alasan di balik setiap ketentuan sehingga pembinaan tidak hanya bersifat memberikan sanksi, tetapi juga menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab.
Dalam arahannya, Ade menegaskan bahwa kelengkapan atribut upacara merupakan bagian dari sikap disiplin, rasa hormat terhadap simbol negara, serta bentuk kesiapan peserta didik dalam mengikuti kegiatan resmi madrasah. Ia berharap seluruh peserta didik dapat menjadikan pembinaan tersebut sebagai bahan evaluasi diri dan tidak mengulangi pelanggaran yang sama pada kesempatan berikutnya.
Kegiatan pembinaan berlangsung dengan suasana yang tertib dan komunikatif. Para peserta didik mendengarkan arahan dengan baik serta berkomitmen untuk lebih memperhatikan kelengkapan atribut pada setiap pelaksanaan upacara.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., melalui Waka Kesiswaan, Jauhari, S.H.I., Gr., menyampaikan bahwa pembinaan kedisiplinan merupakan bagian penting dari proses pendidikan karakter di madrasah.
"Madrasah mengedepankan pembinaan yang bersifat edukatif dan membangun. Ketika peserta didik melakukan pelanggaran, yang kami utamakan adalah memberikan pemahaman agar mereka menyadari pentingnya menaati tata tertib. Disiplin dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk mengenakan atribut upacara dengan lengkap. Kebiasaan baik yang ditanamkan sejak sekarang akan membentuk karakter yang bertanggung jawab, tertib, dan siap menghadapi tantangan di masa depan," ungkap Jauhari.
Beliau menambahkan bahwa seluruh guru memiliki peran sebagai pembina karakter. Oleh karena itu, penguatan nilai-nilai disiplin akan terus dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, serta pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku peserta didik.
Melalui pembinaan ini, MTsN 2 Rejang Lebong berharap budaya disiplin semakin mengakar di kalangan peserta didik. Kedisiplinan bukan hanya diwujudkan melalui kepatuhan terhadap tata tertib madrasah, tetapi juga menjadi bekal dalam membentuk pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki karakter unggul sesuai dengan visi madrasah.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



