Pernikahan Usman Saputra dan Rindi Yani di Desa Sukarami Berlangsung Khidmat Penuh Suka Cita
Rejang Lebong, (Humas) – Suasana haru dan bahagia menyelimuti acara pernikahan pasangan Usman Saputra dan Rindi Yani yang berlangsung di Desa Sukarami, Kecamatan Bermani Ulu, pada Selasa (28/7). Rangkaian prosesi ijab dan qobul berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh suka cita, dihadiri oleh kedua keluarga besar serta para undangan yang turut memeriahkan momen sakral tersebut.
Rangkaian acara pernikahan yang kental dengan nuansa adat Rejang ini diawali dengan prosesi adat setempat. Sebelum memasuki acara inti, terlebih dahulu dilaksanakan permohonan izin kepada Raja atau Kepala Desa serta kepada tuan rumah, yaitu keluarga besar Rindi Yani yang diwakili oleh Imam Desa Sukarami. Setelah serangkaian prosesi adat selesai dilaksanakan, acara kemudian diserahkan kepada Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bermani Ulu untuk memimpin jalannya ijab dan qobul.
Kepala KUA Bermani Ulu, H. Yusman Haris, S.Sos.I., M.M., kehadiran Kepala KUA Bermani Ulu ini mendapat sambutan hangat dari keluarga besar kedua mempelai, yang merasa bersyukur dan terhormat atas pelayanan langsung serta perhatian penuh dari jajaran Kantor Urusan Agama. Masyarakat setempat pun mengapresiasi kehadiran petugas KUA yang memberikan pelayanan pernikahan secara profesional dan khidmat.
Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dan pembacaan tilawah suci Al-Qur'an yang dibawakan oleh Imam Desa Sukarami, Bapak Bambang Soehartono. Suasana semakin khusyuk dengan lantunan ayat suci yang mengawali prosesi sakral tersebut. Selanjutnya, penghulu melakukan pengecekan berkas pernikahan serta mempersiapkan kedua orang saksi yang berasal dari Desa Sukarami, yaitu Imam Desa Bambang Soehartono sebagai Saksi I dan Bapak Harmodi sebagai Saksi II.
Prosesi ijab dan qobul berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Wali ayah kandung mempelai wanita hadir langsung dan mengijabkan Rindi Yani kepada mempelai pria, Usman Saputra, disaksikan oleh seluruh tamu undangan dan keluarga besar kedua mempelai. Suasana haru menyelimuti ruangan saat akad nikah berlangsung, menandakan sahnya pernikahan pasangan tersebut secara agama dan negara.
Setelah prosesi ijab dan qobul selesai, acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Imam Desa Sukarami, Bapak Bambang Soehartono, selaku pemuka agama di desa tersebut. Doa dipanjatkan agar kedua mempelai senantiasa diberikan kebahagiaan, ketahanan rumah tangga, dan keberkahan dalam mengarungi bahtera kehidupan berumah tangga.
Seusai doa, Kepala KUA Bermani Ulu menyerahkan secara langsung dua buku nikah kepada pasangan pengantin yang sedang berbahagia. Penyerahan buku nikah ini menjadi simbol sahnya pernikahan secara administratif dan menjadi dokumen penting bagi kedua mempelai.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Bermani Ulu, H. Yusman Haris, S.Sos.I., M.M., menyampaikan pesan sakral yang penuh makna kepada kedua mempelai.
"Jagalah buku nikah ini, jangan sampai dibawa ke pengadilan. Bawalah buku nikah ini ke Kementerian Haji dan Umrah untuk mendaftar haji dan umrah," pesannya dengan nada bijak, mengingatkan kedua mempelai agar senantiasa menjaga keutuhan rumah tangga dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik, baik secara spiritual maupun sosial.
Acara pernikahan Usman Saputra dan Rindi Yani ini menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara adat istiadat setempat dan pelayanan keagamaan yang profesional dari KUA. Suasana khidmat, hangat, dan penuh berkah menjadi ciri khas pernikahan yang dilaksanakan di Desa Sukarami, sekaligus menjadi contoh harmoni antara tradisi dan agama dalam merayakan momen sakral kehidupan. Seluruh keluarga besar kedua mempelai berharap rumah tangga Usman Saputra dan Rindi Yani menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
(sendi/Edwinsya)Hastag : #Kuabermaniulu
From : KUA Bermni Ulu

.jpg)
.jpg)
