Lulus Diklat Kepala Perpustakaan, Guru MIN 1 Rejang Lebong Siap Hadirkan Layanan Perpustakaan yang Inovatif
Rejang Lebong (Humas) – Kabar membanggakan kembali datang dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong. Salah satu guru, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, berhasil menyelesaikan dan dinyatakan lulus Diklat Kepala Perpustakaan Sekolah/Madrasah yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Latihan Perpustakaan Nasional (Pusdiklat Perpusnas) bekerja sama dengan LPP Pustaka Indonesia. Keberhasilan tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan madrasah, khususnya dalam bidang pengelolaan perpustakaan.
Diklat tersebut dilaksanakan secara daring mulai 22 Juni 2026 hingga 20 Juli 2026 dengan total beban pembelajaran 120 Jam Pelajaran (JP). Selama mengikuti pelatihan, para peserta memperoleh berbagai materi mengenai kepemimpinan perpustakaan, manajemen layanan, pengembangan koleksi, literasi informasi, transformasi perpustakaan berbasis teknologi, hingga strategi meningkatkan budaya baca di lingkungan sekolah dan madrasah.
Saat dikonfirmasi pada Selasa (28/7), Randi mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan. Menurutnya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti diklat menjadi bekal berharga untuk mengembangkan layanan perpustakaan yang lebih profesional, modern, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
"Alhamdulillah, saya bersyukur dapat menyelesaikan dan lulus Diklat Kepala Perpustakaan. Banyak ilmu baru yang saya peroleh selama mengikuti pelatihan ini. Apabila nantinya saya diberikan amanah sebagai Kepala Perpustakaan Madrasah, saya siap menghadirkan layanan perpustakaan yang inovatif, nyaman, serta mampu mendukung peningkatan budaya literasi siswa-siswi MIN 1 Rejang Lebong," ujar Randi.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih salah satu guru di madrasah yang dipimpinnya. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pendidikan dan pelatihan merupakan investasi penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, termasuk pengelolaan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar.
"Kami mengucapkan selamat kepada Randi Septo Fanedi, S.Pd. atas kelulusannya dalam Diklat Kepala Perpustakaan. Semoga kompetensi yang telah diperoleh dapat diimplementasikan di madrasah sehingga mampu meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan, memperkuat budaya literasi, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga madrasah," tutur Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I.
Keberhasilan ini juga menjadi bukti komitmen MIN 1 Rejang Lebong dalam mendorong guru untuk terus mengembangkan kompetensi profesional sesuai bidangnya. Penguatan kapasitas tenaga pendidik diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi yang berdampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan dan pembelajaran di madrasah.
Melalui bekal kompetensi yang diperoleh dari diklat tersebut, MIN 1 Rejang Lebong optimistis perpustakaan madrasah dapat berkembang menjadi pusat literasi yang lebih aktif, inovatif, dan inspiratif. Perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar yang menyenangkan, mendorong kreativitas, serta menumbuhkan budaya gemar membaca di kalangan siswa sebagai bagian dari upaya mewujudkan madrasah yang unggul dan berprestasi.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



