Pembiasaan Asmaul Husna Usai Salat Duha, MIN 1 Rejang Lebong Tanamkan Cinta kepada Allah Sejak Dini
Rejang Lebong (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong terus memperkuat pembentukan karakter religius peserta didik melalui berbagai program pembiasaan keagamaan. Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah pembacaan Asmaul Husna setelah pelaksanaan Salat Duha berjamaah di halaman madrasah. Kegiatan tersebut kembali dilaksanakan pada Selasa (28/7) dengan penuh kekhusyukan dan diikuti oleh seluruh warga madrasah.
Pada kesempatan tersebut, siswa-siswi kelas VI A mendapat tugas memimpin pembacaan Asmaul Husna. Dengan suara yang lantang dan kompak, para siswa melafalkan 99 nama Allah SWT secara bersama-sama. Menariknya, pembacaan Asmaul Husna juga diiringi dengan gerakan sederhana yang membantu peserta didik mengenali, menghafal, sekaligus memahami makna dari setiap nama Allah SWT sehingga suasana menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.
Koordinator Bidang Keagamaan MIN 1 Rejang Lebong, Yansa Andresta, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembiasaan religius yang menjadi budaya positif di madrasah. Menurutnya, pembiasaan membaca Asmaul Husna setelah Salat Duha diharapkan mampu menanamkan kecintaan kepada Allah SWT sekaligus membentuk karakter peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kebiasaan berdzikir dalam kehidupan sehari-hari. "Pembacaan Asmaul Husna ini akan rutin dilaksanakan setiap selesai Salat Duha berjamaah. Kami ingin peserta didik tidak hanya mampu menghafal 99 nama Allah SWT, tetapi juga memahami makna dan meneladani nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Yansa.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari seluruh siswa. Mereka mengikuti pembacaan Asmaul Husna dengan tertib dan penuh semangat. Gerakan yang menyertai setiap bacaan juga membuat siswa lebih mudah mengingat nama-nama Allah SWT sekaligus menambah semangat dalam mengikuti rangkaian ibadah pagi di madrasah.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi konsistensi pelaksanaan program pembiasaan keagamaan di lingkungan madrasah. Menurutnya, pendidikan karakter harus dibangun melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus sehingga menjadi bagian dari kehidupan peserta didik.
"Melalui pembiasaan Salat Duha berjamaah yang dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna, kami berharap peserta didik tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki keimanan, akhlak, dan kecintaan yang kuat kepada Allah SWT. Inilah salah satu wujud implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman di MIN 1 Rejang Lebong," ungkap Mufidatul Chairi.
Program pembiasaan keagamaan ini menjadi salah satu komitmen MIN 1 Rejang Lebong dalam menciptakan lingkungan belajar yang religius dan kondusif. Dengan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap pagi, madrasah berharap nilai-nilai spiritual dapat tertanam kuat dalam diri setiap peserta didik sehingga menjadi bekal dalam kehidupan mereka, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



