Pendekatan Humanis Wali Kelas, MTsN 2 Filial Rejang Lebong Perkuat Pendidikan Karakter
Rejang Lebong, (Humas) – Komitmen MTsN 2 Filial Rejang Lebong dalam membentuk karakter peserta didik terus diwujudkan melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh para wali kelas. Salah satunya tampak pada Rabu (29/7) di Ruang Guru MTsN 2 Filial Rejang Lebong, ketika Wali Kelas VII D, Ibu Yeni Oktavia, S.Pd.I., Gr., memberikan pengarahan dan bimbingan secara personal kepada salah seorang peserta didiknya.
Bimbingan tersebut dilakukan sebagai bentuk pendampingan terhadap perkembangan karakter peserta didik. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, wali kelas memberikan arahan mengenai pentingnya menjaga etika, sikap, dan tingkah laku, baik di lingkungan madrasah maupun di luar madrasah. Selain itu, peserta didik juga dibimbing agar mampu membangun hubungan yang baik dengan teman, saling menghormati, serta menghindari perilaku yang dapat menimbulkan kesalahpahaman atau konflik.
Pendekatan personal seperti ini menjadi salah satu strategi pembinaan karakter di MTsN 2 Filial Rejang Lebong. Melalui komunikasi yang baik antara wali kelas dan peserta didik, setiap permasalahan dapat diselesaikan secara edukatif sehingga peserta didik merasa didampingi, bukan dihakimi.
Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), khususnya nilai cinta kepada diri sendiri dan sesama. Peserta didik diajak untuk mengenali perilaku yang perlu diperbaiki, menghargai diri sendiri, serta membangun hubungan sosial yang harmonis dengan teman, guru, dan seluruh warga madrasah.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa peran wali kelas tidak hanya sebatas mengelola administrasi kelas, tetapi juga menjadi pembimbing yang hadir dalam proses tumbuh kembang peserta didik.
"Pembinaan karakter merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga madrasah. Wali kelas memiliki peran yang sangat penting sebagai orang tua kedua di sekolah. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kasih, peserta didik dibimbing agar memiliki etika yang baik, mampu menghargai orang lain, serta menjalin hubungan pertemanan yang sehat. Inilah nilai-nilai yang terus kami tanamkan sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta," ujar Wawan.
Beliau menambahkan bahwa pembinaan yang dilakukan secara persuasif akan lebih efektif dalam membentuk kesadaran peserta didik dibandingkan pendekatan yang hanya berorientasi pada pemberian sanksi. Oleh karena itu, MTsN 2 Rejang Lebong terus mendorong setiap wali kelas untuk menjadi teladan sekaligus pendamping bagi peserta didik.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan peserta didik MTsN 2 Filial Rejang Lebong tumbuh menjadi pribadi yang santun, bertanggung jawab, serta mampu membangun hubungan sosial yang positif sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



