Teliti dan Cekatan! Kepala KUA Curup Pastikan RHK ASN dan Data Simpenais Tuntas Demi Pelayanan Prima
Rejang Lebong (Humas) – Komitmen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup dalam mewujudkan tata kelola administrasi yang profesional dan akuntabel kembali ditunjukkan melalui keseriusan dalam menyelesaikan berbagai tugas kedinasan berbasis digital. Kepala KUA Kecamatan Curup, H. Suryono, S.Ag., M.Pd, bersama JFU Penata Layanan Operasional, Yoni Safari, S.Pd.I, melaksanakan penelaahan secara teliti terhadap Rencana Hasil Kerja (RHK) Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus melakukan penginputan data Majelis Taklim pada aplikasi Simpenais milik Kementerian Agama. (29/7)
Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kerja KUA Curup tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh data yang diinput telah sesuai dengan kondisi riil di lapangan, lengkap, valid, dan memenuhi ketentuan administrasi yang berlaku. Ketelitian dalam penyusunan RHK menjadi langkah penting agar target kinerja setiap ASN dapat terukur, terdokumentasi dengan baik, dan selaras dengan sasaran organisasi.
Di saat yang sama, penginputan data Majelis Taklim melalui aplikasi Simpenais juga menjadi perhatian utama. Data yang akurat akan menjadi dasar bagi Kementerian Agama dalam menyusun kebijakan, melakukan pembinaan, serta memetakan perkembangan lembaga keagamaan di setiap wilayah. Oleh karena itu, setiap informasi yang dimasukkan diverifikasi secara cermat agar tidak terjadi kesalahan data yang dapat memengaruhi proses administrasi di kemudian hari.
Kepala KUA Curup, H. Suryono, menegaskan bahwa transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama menuntut seluruh ASN untuk bekerja lebih profesional, cepat, dan tepat. Menurutnya, setiap data yang diinput merupakan bentuk pertanggungjawaban kinerja sekaligus wujud pelayanan kepada masyarakat.
"Ketelitian adalah kunci dalam setiap pekerjaan administrasi. Data yang benar akan menghasilkan kebijakan yang tepat, sedangkan kesalahan sekecil apa pun dapat berdampak pada pelayanan. Karena itu, kami selalu berupaya memastikan seluruh pekerjaan diselesaikan dengan penuh tanggung jawab," ungkapnya.
Sementara itu, Yoni Safari menjelaskan bahwa koordinasi dan kerja sama antarpegawai menjadi faktor penting dalam menyelesaikan pekerjaan secara efektif. Dengan saling melakukan pengecekan dan verifikasi, kualitas data yang dihasilkan akan semakin baik serta meminimalkan potensi kesalahan input.
Langkah yang dilakukan KUA Curup ini menjadi bukti nyata bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan langsung kepada masyarakat, tetapi juga melalui penguatan administrasi internal yang tertib, akurat, dan berbasis teknologi informasi. Semangat kerja teliti, cekatan, dan kolaboratif yang terus dibangun di lingkungan KUA Curup diharapkan mampu mendukung terwujudnya birokrasi Kementerian Agama yang semakin profesional, modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #Kuahebat#Kuakeren#KuaCurup
From : KUA Curup



_11zon.jpeg)