Asah Kemampuan Memahami Makna Tersirat, Guru MIN 1 Rejang Lebong Intensifkan Bimbingan OBA Menuju Tingkat Provinsi
Rejang Lebong (Humas) – Komitmen dalam mencetak prestasi di bidang akademik terus ditunjukkan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong. Sebagai persiapan menghadapi Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Provinsi Bengkulu, guru pembimbing Bahasa Arab, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, mengintensifkan kegiatan bimbingan kepada para peserta yang akan mewakili Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan latihan tersebut dilaksanakan di Café Madrasah MIN 1 Rejang Lebong pada Rabu (29/7).
Bimbingan kali ini difokuskan pada materi memahami makna tersirat dalam teks Bahasa Arab, salah satu kompetensi yang membutuhkan kemampuan berpikir kritis, ketelitian, serta pemahaman konteks bacaan. Materi tersebut dinilai memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi sehingga memerlukan latihan secara berkelanjutan agar peserta mampu menjawab soal dengan tepat dan cepat saat perlombaan berlangsung.
Adapun siswa yang mengikuti bimbingan tersebut adalah Muhammad Al-Fatih Hezalhaq dan Vino Aveiro Zamzami. Keduanya merupakan siswa berprestasi MIN 1 Rejang Lebong yang sebelumnya berhasil meraih Juara I dan Juara II Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Kabupaten Rejang Lebong, sehingga berhak mewakili Kabupaten Rejang Lebong pada ajang OBA Tingkat Provinsi Bengkulu. Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi kedua siswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempertahankan hasil terbaik di tingkat yang lebih tinggi.
Dalam proses pembelajaran, Randi Sefto Fanedi memberikan berbagai strategi untuk memahami isi bacaan secara mendalam, mengenali pesan yang tidak tertulis secara langsung, serta menganalisis hubungan antarkalimat dalam teks Bahasa Arab. Selain membahas soal-soal latihan, siswa juga diajak berdiskusi mengenai teknik membaca efektif dan cara menemukan makna tersembunyi berdasarkan konteks kalimat.
Randi Sefto Fanedi, S.Pd, selaku pembimbing OBA, menyampaikan bahwa latihan yang dilakukan secara intensif merupakan bagian penting dalam membangun kesiapan mental maupun akademik peserta sebelum bertanding di tingkat provinsi. "Kemampuan memahami makna tersirat tidak hanya mengandalkan hafalan kosakata, tetapi juga membutuhkan ketelitian dalam membaca, kemampuan menganalisis konteks, dan pembiasaan mengerjakan berbagai variasi soal. Insya Allah, melalui latihan yang konsisten, kami optimistis peserta didik MIN 1 Rejang Lebong dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Rejang Lebong di tingkat Provinsi Bengkulu," ujar Randi.
Sementara itu, Muhammad Al-Fatih Hezalhaq mengaku semakin termotivasi mengikuti bimbingan yang diberikan oleh guru pembimbing. Menurutnya, setiap pertemuan menghadirkan pengalaman baru dalam memahami materi yang lebih mendalam. "Kami terus belajar dan berlatih agar lebih siap menghadapi perlombaan di tingkat provinsi. Materi yang dipelajari semakin menantang, tetapi dengan arahan dari Bapak Randi, kami menjadi lebih percaya diri dalam memahami soal-soal Bahasa Arab," ungkap Al-Fatih.
Senada dengan itu, Vino Aveiro Zamzami mengatakan bahwa suasana latihan yang kondusif membuat proses belajar menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Ia berharap kerja keras yang dilakukan selama masa persiapan dapat membuahkan prestasi yang membanggakan bagi madrasah. "Kami ingin memberikan yang terbaik untuk MIN 1 Rejang Lebong dan membawa pulang prestasi di tingkat provinsi. Semoga usaha dan doa yang kami lakukan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan," tuturnya.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, MIN 1 Rejang Lebong terus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pengembangan potensi akademik peserta didik. Diharapkan, berbagai persiapan yang telah dilakukan mampu menjadi bekal bagi para peserta untuk tampil maksimal pada Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Provinsi Bengkulu serta kembali mengukir prestasi yang mengharumkan nama madrasah, Kabupaten Rejang Lebong, dan Provinsi Bengkulu.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

_(1)_(2).jpg)

