Angkat Glukomanan Porang Bengkulu, Guru MIN 1 Rejang Lebong Sukses Jalani Sidang Tesis S2
Rejang Lebong (Humas) – Komitmen meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia terus ditunjukkan oleh tenaga pendidik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong. Salah satu guru, Rolly Junizan, S.Pd, melaksanakan sidang tesis sebagai bagian dari penyelesaian studi Program Magister (S2) Pendidikan IPA di Universitas Bengkulu pada Kamis (30/7). Sidang berlangsung di Ruang Internasional, Gedung Laboratorium FKIP Universitas Bengkulu.
Pada sidang tersebut, Rolly Junizan mempresentasikan tesis berjudul “Pengembangan Atlas Elektronik Sistem Pencernaan Terintegrasi Analisis Glukomanan Porang Bengkulu (Studi Research and Development pada Peserta Didik Kelas VIII di MTsN 1 Rejang Lebong)”. Penelitian tersebut merupakan inovasi media pembelajaran yang memadukan teknologi digital dengan potensi sumber daya alam lokal, khususnya glukomanan yang berasal dari tanaman porang Bengkulu.
Sidang tesis dihadiri oleh tim dosen penguji yang terdiri dari Dr. Euis Nursa'adah, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Iwan Setiawan, M.Sc., Prof. Dr. Afrizal Mayub, M.Kom., dan Prof. Dr. Aceng Ruyani, M.S.. Dalam proses sidang, Rolly memaparkan hasil penelitian, metode pengembangan media pembelajaran, serta menjawab berbagai masukan dan pertanyaan dari para penguji sebagai bagian dari penyempurnaan karya ilmiahnya.
Rolly Junizan menyampaikan rasa syukur karena telah menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam pendidikan magister yang ditempuhnya. Menurutnya, penelitian yang dilakukan tidak hanya bertujuan memenuhi syarat akademik, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pembelajaran IPA di madrasah.
"Alhamdulillah, saya telah melaksanakan sidang tesis sebagai salah satu tahapan penyelesaian studi S2 Pendidikan IPA di Universitas Bengkulu. Penelitian ini mengembangkan atlas elektronik sistem pencernaan yang diintegrasikan dengan analisis glukomanan porang Bengkulu sebagai potensi lokal. Harapannya, hasil penelitian ini dapat menjadi media pembelajaran yang lebih menarik, inovatif, dan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi IPA," ujar Rolly Junizan.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas semangat guru-guru madrasah yang terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan lanjutan. Menurutnya, peningkatan kualifikasi akademik akan berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan di madrasah.
"Kami sangat menyambut baik dan memberikan dukungan penuh kepada guru-guru yang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Pengembangan kompetensi akademik merupakan investasi bagi kemajuan madrasah. Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga memberikan manfaat bagi peserta didik serta mendukung peningkatan mutu pendidikan di MIN 1 Rejang Lebong," ungkap Mufidatul Chairi.
Melalui keberhasilan pelaksanaan sidang tesis tersebut, MIN 1 Rejang Lebong berharap semakin banyak guru yang termotivasi untuk terus mengembangkan diri, baik melalui pendidikan formal, penelitian, maupun inovasi pembelajaran. Langkah ini sejalan dengan komitmen madrasah dalam membangun budaya belajar sepanjang hayat, meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik, serta menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



