Bimluh di MT Al-Mujahidin, PAI Curup Tengah Ajak Jama'ah Amalkan 3 Sunnah dan Keutamaan Bulan Safar
Rejang Lebong (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I, kembali melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) keagamaan di Majelis Taklim (MT) Al-Mujahidin Kelurahan Air Bang, Kamis (30/7). Pada kesempatan tersebut, jamaah diajak memahami sekaligus mengamalkan tiga amalan sunnah serta memaknai keutamaan Bulan Safar sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Kegiatan yang diikuti oleh jamaah MT Al-Mujahidin ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias. Dalam penyampaian materinya, Penyuluh Agama Islam menegaskan bahwa dalam ajaran Islam tidak terdapat dalil yang menyatakan Bulan Safar sebagai bulan yang membawa kesialan atau musibah. Anggapan tersebut merupakan tradisi jahiliah yang telah diluruskan oleh Rasulullah SAW.
Mengawali penyampaian materi, PAI Curup Tengah, Siti Robi’ah mengajak jamaah untuk mengisi Bulan Safar dengan memperbanyak amalan-amalan yang bernilai ibadah. Tiga amalan sunnah yang dianjurkan untuk senantiasa dibiasakan adalah memperbanyak membaca Al-Qur'an, memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta memperbanyak istighfar dan doa memohon ampunan kepada Allah SWT.
"Setiap bulan dalam Islam merupakan waktu yang baik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bulan Safar bukan bulan kesialan, melainkan kesempatan bagi kita untuk memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan memperbaiki kualitas ibadah," jelas Siti di hadapan jamaah.
Selain membahas amalan sunnah, penyuluh juga mengingatkan pentingnya menjauhi keyakinan yang tidak memiliki dasar dalam syariat, seperti mempercayai hari atau bulan tertentu sebagai pembawa sial. Sebaliknya, umat Islam diajak untuk senantiasa bertawakal kepada Allah SWT serta meyakini bahwa segala kebaikan maupun ujian terjadi atas kehendak-Nya.
Suasana bimluh semakin hidup ketika memasuki sesi diskusi. Jamaah aktif mengajukan pertanyaan seputar amalan yang dapat dilakukan pada Bulan Safar dan bagaimana menyikapi tradisi-tradisi yang berkembang di masyarakat. Penyuluh memberikan penjelasan berdasarkan Al-Qur'an, hadis, dan pendapat para ulama sehingga materi mudah dipahami dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua MT Al-Mujahidin, Sulastri, menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan pemahaman yang benar mengenai Bulan Safar serta memotivasi mereka untuk semakin istiqamah dalam beribadah. Mereka berharap pembinaan keagamaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bekal dalam memperkuat keimanan dan memperluas wawasan keislaman.
Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini, PAI Curup Tengah terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang edukatif dan mencerahkan. Diharapkan, majelis taklim menjadi wadah pembelajaran Islam yang mampu meluruskan pemahaman keagamaan, memperkuat akidah, serta mendorong masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Islam secara benar sesuai tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



