Terus Berinovasi, Bimwin KUA Curup Tengah Bahas Isu Finansial hingga Mental Health
Rejang Lebong (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah terus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin) di Aula KUA Curup Tengah, Kamis (30/7). Tidak lagi terpaku pada penyampaian materi secara konvensional, Bimwin kini dikemas lebih interaktif dengan mengangkat berbagai isu yang dekat dengan kehidupan pasangan muda, mulai dari pengelolaan keuangan keluarga hingga pentingnya menjaga kesehatan mental dalam rumah tangga.
Kegiatan Bimwin yang diikuti oleh dua pasang calon pengantin tersebut berlangsung dengan suasana hangat dan komunikatif. Para peserta diajak berdiskusi, berbagi pengalaman, serta menyampaikan pandangan mengenai tantangan yang berpotensi dihadapi setelah memasuki kehidupan berumah tangga.
Dalam penyampaian materi, Emilia Contesa, S.Pd, menjelaskan bahwa ketahanan keluarga tidak hanya ditentukan oleh kuatnya ikatan emosional, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan pasangan dalam mengelola keuangan secara bijak. Calon pengantin diberikan pemahaman tentang pentingnya menyusun anggaran rumah tangga, membedakan kebutuhan dan keinginan, membangun kebiasaan menabung, serta menghindari utang konsumtif yang dapat memicu konflik dalam keluarga.
Selain aspek finansial, materi juga membahas pentingnya menjaga kesehatan mental (mental health) dalam kehidupan rumah tangga. Peserta diajak memahami cara mengenali emosi, membangun komunikasi yang sehat, mengelola stres, saling menghargai, serta tidak ragu mencari bantuan atau berkonsultasi apabila menghadapi persoalan yang sulit diselesaikan sendiri.
Emilia menekankan bahwa pasangan suami istri harus mampu menjadi tempat ternyaman satu sama lain. Sikap saling mendengar, terbuka dalam berkomunikasi, menghormati perbedaan pendapat, dan menyelesaikan masalah dengan musyawarah merupakan fondasi penting dalam membangun keluarga yang harmonis.
"Keluarga sakinah dibangun tidak hanya dengan cinta, tetapi juga dengan kesiapan ilmu, kematangan emosional, komunikasi yang baik, serta kemampuan mengelola keuangan keluarga secara bertanggung jawab. Semua itu menjadi bekal penting bagi calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga," Tambah Emil.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari cara menyusun prioritas keuangan setelah menikah, membangun kebiasaan berdiskusi dengan pasangan, hingga menghadapi tekanan psikologis akibat tuntutan ekonomi dan lingkungan sosial. Suasana diskusi yang terbuka membuat peserta merasa lebih siap menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga.
Melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, KUA Curup Tengah terus berkomitmen memberikan pembekalan yang komprehensif bagi calon pengantin. Diharapkan, para peserta tidak hanya memahami hak dan kewajiban suami istri, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang diperlukan untuk membangun keluarga yang tangguh, harmonis, dan berkualitas, sejalan dengan program Kementerian Agama dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PLOKUACurupTengah#SiapBersinergidanMelayaniUmmat#
From : KUA Curup Tengah



