Wujudkan Kepedulian Lingkungan, DWP Kemenag Rejang Lebong Ikuti Aksi Nyata Ekoteologi
Rejang Lebong (Humas) — Komitmen terhadap kelestarian lingkungan terus diperkuat oleh keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP), dukungan terhadap Program Prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia di bidang Ekoteologi diwujudkan melalui aksi nyata berupa penanaman pohon, pelepasan burung, dan pelepasan ikan di kawasan objek wisata alam Curup Pesona 88, Kamis (30/7).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua DWP Kemenag Kabupaten Rejang Lebong, Ny. Yuliani Rahman, bersama jajaran pengurus dan anggota DWP. Pelaksanaan kegiatan menjadi bagian dari rangkaian agenda Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong dalam mengimplementasikan nilai-nilai Ekoteologi, yaitu upaya membangun kesadaran bahwa menjaga dan merawat alam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai keagamaan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Tidak hanya melibatkan jajaran DWP, kegiatan tersebut juga diikuti oleh keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong dari berbagai satuan kerja.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I., hadir secara langsung sekaligus membuka kegiatan Ekoteologi tersebut. Turut hadir Kasubbag Tata Usaha, Drs. H. Suhardihirol, M.Pd., para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala Madrasah se-Kabupaten Rejang Lebong, Kepala KUA se-Kabupaten Rejang Lebong, serta seluruh karyawan dan karyawati Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam kegiatan tersebut, penanaman pohon menjadi salah satu simbol penting dari komitmen bersama untuk menjaga keberlangsungan lingkungan. Setiap pohon yang ditanam diharapkan dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang, baik sebagai penghijauan, penjaga keseimbangan ekosistem, maupun sebagai warisan bagi generasi yang akan datang.
Sementara itu, pelepasan burung dan ikan menjadi bagian dari upaya mengembalikan serta menjaga keberadaan makhluk hidup di habitatnya. Ketiga aksi tersebut menggambarkan hubungan yang harmonis antara manusia, alam, dan seluruh makhluk ciptaan Allah SWT.
Melalui konsep Ekoteologi, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya dipandang sebagai persoalan ekologis, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia. Alam merupakan amanah yang harus dijaga, bukan sekadar dimanfaatkan. Karena itu, merawat lingkungan menjadi salah satu bentuk nyata dari rasa syukur dan pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua DWP Kemenag Rejang Lebong, Ny. Yuliani menyampaikan bahwa keterlibatan DWP dalam kegiatan Ekoteologi merupakan bentuk dukungan terhadap program prioritas Kementerian Agama sekaligus upaya mengajak seluruh anggota untuk semakin peduli terhadap lingkungan.
Menurutnya, gerakan menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara bersama-sama. Penanaman pohon, menjaga habitat hewan, serta melestarikan ekosistem perairan merupakan tindakan nyata yang memiliki manfaat besar apabila dilakukan secara berkelanjutan.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Apa yang kita lakukan hari ini mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan dan menjadi warisan yang baik untuk anak cucu kita,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menanamkan kesadaran ekologis tidak hanya kepada orang dewasa, tetapi juga kepada generasi muda. Dengan memberikan contoh secara langsung, diharapkan nilai kepedulian terhadap alam dapat tumbuh dan menjadi bagian dari karakter masyarakat.
Kegiatan Ekoteologi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara DWP dengan seluruh keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Kehadiran para pimpinan, Kepala Madrasah, Kepala KUA, serta seluruh karyawan dan karyawati menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan agenda bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai unsur.
Semangat kebersamaan tampak dalam setiap rangkaian kegiatan. Para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan sebagai bentuk seremonial, tetapi juga turut mengambil bagian dalam aksi nyata menjaga lingkungan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pemantik bagi lahirnya berbagai gerakan ekologis lainnya di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama diharapkan semakin tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih jauh, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana manusia mampu menjaga keseimbangan dengan alam. Lingkungan yang sehat merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui penanaman pohon, pelepasan burung, dan pelepasan ikan, DWP Kemenag Rejang Lebong bersama keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong menegaskan komitmen untuk terus mendukung gerakan pelestarian lingkungan.
Langkah tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang menumbuhkan kesadaran kolektif. Setiap individu diharapkan mampu mengambil peran, mulai dari menjaga kebersihan, mengurangi kerusakan lingkungan, menanam dan merawat pohon, hingga menjaga keberlangsungan berbagai ekosistem.
Pada akhirnya, Ekoteologi mengajarkan bahwa manusia memiliki hubungan yang erat dengan alam. Ketika alam dijaga, kehidupan akan mendapatkan manfaatnya. Sebaliknya, ketika alam diabaikan, manusia pula yang akan merasakan dampaknya.
Karena itu, melalui semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan, keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong berkomitmen untuk terus merawat alam sebagai bentuk tanggung jawab kepada Allah SWT, kepada sesama, dan kepada generasi yang akan datang.(prd)
(Prada/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag

.jpg)
