Bangun Pemahaman Fikih Sejak Dini, MTsN 2 Rejang Lebong Berikan Pembinaan Keputrian
Rejang Lebong, (Humas) – MTsN 2 Rejang Lebong terus menghadirkan pembinaan yang menyentuh kebutuhan peserta didik secara menyeluruh. Pada Jumat (31/7) di Musala MTsN 2 Rejang Lebong, siswi yang sedang berhalangan (uzur syar'i) mengikuti pembinaan keputrian yang dipandu oleh Guru Bahasa Arab sekaligus pembina keagamaan, Umi Fitria Sandora, S.Pd., Gr.
Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan Salat Duha berjamaah. Sementara peserta didik yang dapat melaksanakan salat mengikuti ibadah bersama, para siswi yang sedang uzur memperoleh pembinaan khusus sehingga waktu tersebut tetap dimanfaatkan untuk menambah ilmu dan memperkuat pemahaman keagamaan.
Dalam pembinaannya, Umi Fitria Sandora menyampaikan materi mengenai keputrian, khususnya tentang haid sebagai fitrah perempuan, adab menjaga kebersihan diri, tata cara bersuci setelah selesai masa haid, serta pentingnya memahami hukum-hukum fikih yang berkaitan dengan ibadah. Materi disampaikan secara komunikatif sehingga para siswi dapat bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang sering mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pembinaan ini, siswi diharapkan memiliki pemahaman yang benar mengenai ajaran Islam, tidak merasa malu untuk mempelajari persoalan fikih perempuan, serta mampu menjaga kebersihan dan kesehatan diri sesuai tuntunan syariat. Kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi agar peserta didik tidak memperoleh informasi yang keliru dari sumber yang kurang dapat dipertanggungjawabkan.
Program pembinaan keputrian merupakan bagian dari pendidikan karakter yang sejalan dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), terutama nilai cinta kepada Allah Swt. melalui pemahaman ibadah yang benar serta cinta kepada diri sendiri dengan menjaga kebersihan, kesehatan, dan kehormatan sebagai seorang muslimah.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Bapak Wawan Herianto, S.Pd., M.M., melalui Waka Humas, Ibu Ririn Pebriyanti, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa pembinaan keputrian merupakan salah satu bentuk perhatian madrasah terhadap kebutuhan peserta didik perempuan.
"Peserta didik yang sedang uzur tetap memiliki hak untuk memperoleh pembelajaran. Melalui pembinaan keputrian, mereka dibekali pengetahuan fikih yang benar mengenai haid, bersuci, dan adab seorang muslimah. Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah salah satu bentuk pendidikan yang menyeluruh, sesuai dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta yang memperhatikan perkembangan setiap peserta didik," ungkap Ririn.
Melalui pembinaan keputrian ini, MTsN 2 Rejang Lebong berharap para siswi semakin percaya diri dalam memahami ajaran Islam, menjaga kehormatan diri, serta tumbuh menjadi muslimah yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



