Kepala KUA Padang Ulak Tanding Berikan Pembinaan kepada Enam Pasang Calon Pengantin
Rejang Lebong (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT), Sarno, S.Ag., terus berkomitmen memperkuat pembinaan keluarga sejak sebelum pernikahan dilangsungkan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan calon pengantin (Catin) yang diberikan langsung kepada enam pasang calon pengantin dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Padang Ulak Tanding, Senin (3/8).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB hingga selesai ini merupakan bagian dari rangkaian pelayanan pernikahan di KUA. Tujuannya adalah memberikan pemahaman kepada calon pasangan suami istri mengenai makna pernikahan, tanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga, serta pentingnya membangun keluarga yang harmonis berdasarkan nilai-nilai agama.
Dalam arahannya, Sarno menegaskan bahwa pernikahan bukan sekadar prosesi akad nikah, melainkan ikatan suci yang membawa tanggung jawab besar bagi setiap pasangan dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
"Pernikahan adalah ibadah sekaligus amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, sebelum memasuki kehidupan berumah tangga, calon pengantin perlu memahami hak dan kewajiban masing-masing agar mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah," ujar Sarno.
Ia menjelaskan bahwa pembinaan calon pengantin merupakan salah satu upaya preventif yang dilakukan Kementerian Agama melalui KUA dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Sarno didampingi oleh seluruh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Padang Ulak Tanding. Ia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara suami dan istri, saling menghormati, serta menjaga nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan keluarga. dan membuka ruang taya jawab bagi seluruh catin yang akan di pandu dan di jawab oleh seruh penyuluh.
"Rumah tangga yang kuat dibangun melalui komunikasi yang baik, saling pengertian, dan komitmen bersama untuk menjaga keharmonisan keluarga. Ketika pasangan mampu saling menghargai dan menjalankan kewajibannya dengan baik, insyaallah keluarga akan menjadi tempat yang penuh ketenangan dan keberkahan," tambahnya.
Mewakili enam pasang calon pengantin yang mengikuti pembinaan, M. Khairul Anam dan Mutia Indarsih dari Desa Taba Tinggi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pembinaan yang telah diberikan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan, pengetahuan, dan nasihat yang telah diberikan kepada kami semua. Semoga apa yang telah disampaikan hari ini menjadi bekal awal bagi kami dalam mengarungi kehidupan berumah tangga," ungkap mereka.
Kegiatan pembinaan calon pengantin ini menjadi bagian dari peran strategis KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya dalam membangun fondasi keluarga yang kuat sebagai pilar utama kehidupan sosial.
(Haikal/Edwinsya)Hastag : #Kemenagrejanglebong
From : KUA P. Ulak Tanding


.jpg)
