KUA Selupu Rejang Bekali Calon Pengantin melalui Bimwin Mandiri, Perkuat Fondasi Keluarga Sakinah
Rejang Lebong (Humas) — KUA Kecamatan Selupu Rejang kembali melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri bagi calon pengantin pada Selasa (4/8), bertempat di Aula Balai Nikah KUA Kecamatan Selupu Rejang. Kegiatan ini diikuti oleh lima pasang calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.
Bimbingan perkawinan merupakan salah satu upaya Kementerian Agama dalam membekali calon pengantin dengan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mental untuk membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, tangguh, dan berketahanan.
Dalam kegiatan tersebut, Okfa Muthmainnah, S.Kom.I, selaku Fasilitator Bimbingan Perkawinan Berlisensi, menyampaikan materi mengenai Dinamika Perkawinan dan Manajemen Konflik dalam Membangun Pondasi Keluarga Sakinah. Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi, studi kasus, dan tanya jawab sehingga peserta dapat memahami berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam kehidupan berumah tangga.
Okfa menjelaskan bahwa setiap keluarga pasti akan menghadapi dinamika dan perbedaan pendapat. Oleh karena itu, kemampuan berkomunikasi secara sehat, saling menghargai, dan menyelesaikan konflik dengan bijaksana menjadi bekal penting bagi setiap pasangan.
"Konflik dalam rumah tangga merupakan hal yang wajar, namun yang terpenting adalah bagaimana pasangan mampu mengelolanya dengan komunikasi yang baik, saling memahami, dan menjadikan setiap permasalahan sebagai sarana untuk memperkuat ikatan keluarga. Dengan bekal ini, kami berharap para calon pengantin dapat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah," jelas Okfa.
Kepala KUA Kecamatan Selupu Rejang, Ibnu Hajar, S.Ag., M.H.I., menegaskan bahwa Bimbingan Perkawinan merupakan bagian penting dari ikhtiar Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di Indonesia.
"Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua keluarga dan membangun generasi masa depan. Melalui Bimbingan Perkawinan, kami ingin memastikan setiap calon pengantin memiliki bekal pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga. Harapannya, keluarga yang terbentuk nantinya menjadi keluarga sakinah yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Ibnu Hajar.
Salah seorang peserta Bimbingan Perkawinan, Kurniawan, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang sangat bermanfaat sebagai bekal memasuki kehidupan berumah tangga.
"Materi yang diberikan sangat membuka wawasan kami. Kami belajar bahwa membangun keluarga tidak cukup hanya dengan cinta, tetapi juga membutuhkan komunikasi yang baik, kesabaran, dan kemampuan menyelesaikan masalah bersama. Terima kasih kepada KUA Selupu Rejang atas bimbingan yang sangat bermanfaat ini," ungkap Kurniawan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan antusias. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi, berbagi pengalaman, serta mengajukan berbagai pertanyaan seputar kehidupan rumah tangga. Melalui Bimbingan Perkawinan Mandiri ini, KUA Kecamatan Selupu Rejang berharap setiap calon pengantin memiliki kesiapan yang lebih matang dalam mengarungi kehidupan berkeluarga serta mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
(okfa/Edwinsya)Hastag : #kemenagberdampak #KitaMulaiCaraBaru #CaraBaruKemenag #kuaselupurejang
From : KUA Selupu Rejang


.jpg)
