Sempurnakan Ibadah Shalat, Ustadz H. Abudzar Tekankan Perbedaan Duduk Tawarruk dan Iftirasy di Masjid Al Munawarrah
Rejang Lebong (Humas) — Pengajian bulanan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Munawarrah, Desa Belitar Muka, Kecamatan Sindang Kelingi, berlangsung khidmat dan penuh antusias pada Ahad malam Senin (2/8) ba'da Maghrib. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan keagamaan bagi masyarakat sekaligus memperdalam pemahaman tentang tata cara ibadah sesuai tuntunan syariat.
Dalam tausiyahnya, Ustadz H. Muhammad Abudzar, Lc., menyampaikan materi mengenai tata cara pelaksanaan shalat sesuai sunnah. Beliau secara khusus menjelaskan perbedaan antara duduk iftirasy, yang dilakukan pada tahiyyat awal, dan duduk tawarruk, yang dilakukan pada tahiyyat akhir. Penjelasan disampaikan secara rinci, mulai dari posisi kaki hingga tata cara duduk yang benar berdasarkan kaidah fikih.
"Ketelitian dalam gerakan shalat, seperti membedakan posisi duduk saat tahiyyat awal dan tahiyyat akhir, merupakan bagian dari kesungguhan kita dalam menyempurnakan rukun dan sunnah ibadah," ujar Ustadz Abudzar di hadapan para jamaah.
Materi tersebut mendapat perhatian besar dari jamaah yang hadir. Selain menyimak penjelasan, para peserta juga memanfaatkan sesi diskusi untuk mengajukan berbagai pertanyaan seputar praktik shalat dalam kehidupan sehari-hari sehingga suasana pengajian berlangsung interaktif dan penuh semangat.
Kegiatan pengajian bulanan ini turut didukung oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Kelingi, Septi Arjuani, S.Sos., yang berperan aktif sebagai panitia penyelenggara. Keterlibatan penyuluh agama merupakan wujud sinergi KUA dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pelaksanaan ibadah yang benar.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, kemudian ditutup dengan doa bersama menjelang berkumandangnya azan Isya. Diharapkan, materi yang disampaikan dapat menambah pemahaman jamaah serta mendorong mereka untuk terus menyempurnakan kualitas ibadah shalat sesuai tuntunan Rasulullah saw.
Jika diinginkan, saya juga dapat Sesuaikan narasi ini agar lebih bergaya rilis berita Kementerian Agama, dengan bahasa yang lebih lugas, padat, dan bernilai publikasi resmi.
(Septi/Edwinsya)Hastag : KUA SINDANG KELINGI
From : KUA S. Kelingi


.jpg)
