Jaga Adab kepada Sesama Makhluk Allah, Kepala Madrasah Sampaikan Pesan Bermakna Usai Salat Duha
Rejang Lebong, (Humas) – Pembinaan karakter religius terus menjadi perhatian utama di MTsN 2 Rejang Lebong. Pada Selasa (4/8), usai memimpin Salat Duha di musala madrasah, Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Bapak Wawan Herianto, S.Pd., M.M., menyampaikan nasihat kepada seluruh peserta didik tentang pentingnya menjaga adab kepada sesama makhluk ciptaan Allah Swt.
Dalam arahannya, Kepala Madrasah mengingatkan bahwa manusia tidak hidup sendirian di muka bumi. Dalam ajaran Islam dijelaskan bahwa Allah menciptakan berbagai makhluk, baik yang tampak maupun yang tidak tampak oleh mata manusia. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya senantiasa menjaga perilaku, ucapan, dan sikap dalam kehidupan sehari-hari.
Beliau mengimbau peserta didik untuk menghindari perkataan yang kasar, tindakan yang tidak sopan, serta kebiasaan membuang sampah atau kotoran sembarangan. Selain mencerminkan akhlak yang kurang baik, perbuatan tersebut juga bertentangan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan menghormati seluruh ciptaan Allah.
"Dalam Islam, kita diajarkan bahwa manusia hidup berdampingan dengan makhluk ciptaan Allah yang lain, termasuk bangsa jin. Karena itu, jagalah adab di mana pun berada. Jangan berkata kotor, jangan mengganggu orang lain, dan jangan membuang sampah atau kotoran sembarangan. Jadilah pribadi yang santun, karena akhlak yang baik adalah cerminan keimanan seorang muslim," pesan Wawan di hadapan seluruh peserta didik.
Beliau juga menekankan bahwa rasa hormat terhadap makhluk Allah tidak boleh dipahami sebagai rasa takut yang berlebihan, melainkan sebagai bentuk ketaatan kepada ajaran Islam agar senantiasa menjaga adab, kebersihan, dan tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Nasihat tersebut disampaikan sebagai bagian dari pembiasaan karakter di madrasah. Peserta didik diharapkan tidak hanya memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, rumah, maupun masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Nilai cinta kepada Allah Swt. diwujudkan melalui ketaatan terhadap ajaran agama, cinta kepada alam melalui kepedulian menjaga kebersihan lingkungan, serta cinta kepada sesama melalui sikap santun, saling menghormati, dan tidak mengganggu makhluk ciptaan Allah.
Kepala Madrasah menambahkan bahwa pendidikan karakter harus dimulai dari pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
"Kami ingin peserta didik memahami bahwa akhlak mulia bukan hanya ditunjukkan saat berada di kelas, tetapi juga dalam setiap ucapan, tindakan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Jika adab sudah menjadi kebiasaan, insyaallah ilmu yang dipelajari akan lebih mudah membawa keberkahan dan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain," ujar Wawan.
Melalui pembinaan rutin setelah Salat Duha, MTsN 2 Rejang Lebong terus berupaya membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, mencintai lingkungan, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal meraih kesuksesan dunia dan akhirat.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


.jpg)
