Asah Kreativitas Murid, MIN 1 Rejang Lebong Terapkan Pembelajaran Aktif Melalui LKPD Interaktif
Rejang Lebong (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong terus berupaya menghadirkan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi peserta didik. Salah satu inovasi tersebut terlihat pada pembelajaran Bahasa Arab di kelas 5D yang diampu oleh guru Bahasa Arab, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, pada Senin (3/8). Melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) interaktif, suasana belajar menjadi lebih hidup dan mampu meningkatkan partisipasi murid di dalam kelas.
Pada kegiatan tersebut, materi yang dipelajari adalah Mufrodat Anggota Tubuh. Guru menyiapkan LKPD yang berisi gambar anggota tubuh beserta kosa kata dalam bahasa Arab. Murid diminta untuk menggunting gambar dan kosakata yang telah disediakan, kemudian mencocokkannya sebelum menempelkan hasilnya ke dalam buku latihan. Aktivitas tersebut melatih kemampuan mengenal kosakata sekaligus mengembangkan kreativitas, ketelitian, dan keterampilan motorik halus peserta didik.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh antusias. Seluruh murid tampak aktif berdiskusi, saling membantu, serta berusaha menyelesaikan tugas dengan baik. Metode belajar sambil melakukan (learning by doing) tersebut membuat materi lebih mudah dipahami dibandingkan pembelajaran yang hanya berfokus pada penjelasan di depan kelas.
Guru Bahasa Arab, Randi menjelaskan bahwa penggunaan LKPD interaktif merupakan salah satu upaya menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik. Menurutnya, murid akan lebih mudah mengingat materi ketika mereka terlibat langsung dalam proses pembelajaran.
"Pembelajaran yang melibatkan aktivitas langsung akan membuat murid lebih fokus dan tidak cepat bosan. Melalui LKPD interaktif ini, mereka tidak hanya menghafal mufrodat, tetapi juga belajar dengan cara yang menyenangkan sehingga pemahaman mereka menjadi lebih kuat," ujar Randi.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, memberikan apresiasi atas kreativitas guru dalam merancang proses pembelajaran yang inovatif. Ia menilai bahwa pembelajaran aktif seperti ini sejalan dengan komitmen madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan serta mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal.
"Saya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan para guru. Pembelajaran yang kreatif akan meningkatkan motivasi belajar murid sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri mereka. Semoga metode seperti ini terus dikembangkan agar kualitas pembelajaran di MIN 1 Rejang Lebong semakin baik," ungkap Mufida.
Salah satu murid kelas 5D, Arshaka Ahmad, mengaku sangat menikmati pembelajaran Bahasa Arab dengan metode tersebut. Ia mengatakan bahwa sebelumnya dirinya kurang menyukai mata pelajaran Bahasa Arab, namun setelah mengikuti pembelajaran menggunakan LKPD interaktif, ia menjadi lebih bersemangat karena proses belajarnya terasa menyenangkan.
"Sekarang belajar Bahasa Arab jadi lebih seru. Saya senang karena bisa belajar sambil menggunting dan menempel gambar. Dulu saya kurang suka pelajaran Bahasa Arab, tetapi sekarang jadi lebih semangat belajar bersama Pak Randi," tutur Arshaka dengan penuh antusias.
Melalui penerapan LKPD interaktif, MIN 1 Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik. Diharapkan metode seperti ini dapat terus dikembangkan pada berbagai mata pelajaran sehingga mampu meningkatkan hasil belajar sekaligus menumbuhkan kecintaan murid terhadap proses belajar di madrasah.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


