Persiapan Tampil di Muhadharah, Tim Nasyid Islami MIN 1 Rejang Lebong Matangkan Penampilan
Rejang Lebong (Humas) – Menjelang pelaksanaan kegiatan Muhadharah yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (7/8), Tim Nasyid Islami Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong terus mematangkan persiapan melalui latihan intensif. Kegiatan latihan tersebut dilaksanakan di Cafe Baca Madrasah pada Selasa (04/08) dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Latihan dipandu langsung oleh dua guru pembina, Yansa Andresta, M.Pd. dan Andre Delivio, S.Pd.Keduanya memberikan arahan mengenai teknik vokal, kekompakan tim, penghayatan lagu, hingga penampilan di atas panggung. Seluruh anggota nasyid mengikuti setiap sesi latihan dengan serius agar mampu memberikan penampilan terbaik pada saat Muhadharah nanti.
Dalam latihan tersebut, Yansa turut mengiringi penampilan para peserta menggunakan gitar sehingga suasana latihan terasa lebih hidup dan menyenangkan. Sementara itu, Andre memainkan alat musik gendang sebagai pengiring ritme lagu, sehingga peserta dapat berlatih layaknya saat tampil di hadapan penonton. Kolaborasi kedua pembina ini memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa untuk terus meningkatkan kualitas penampilan mereka.
Pembina Nasyid Islami, Yansa mengatakan bahwa latihan rutin merupakan bagian penting dalam membangun rasa percaya diri sekaligus melatih kekompakan antaranggota tim. Menurutnya, penampilan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan vokal, tetapi juga kerja sama dan penghayatan terhadap makna lagu yang dibawakan.
"Kami ingin anak-anak tampil dengan percaya diri, kompak, dan mampu menyampaikan pesan-pesan Islami melalui lagu yang mereka bawakan. Semoga latihan yang dilakukan hari ini menjadi bekal untuk memberikan penampilan terbaik pada kegiatan Muhadharah nanti," ujar Yansa.
Senada dengan itu, Andre menuturkan bahwa kegiatan nasyid menjadi salah satu wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat di bidang seni Islami sekaligus membentuk karakter positif. Ia berharap setiap latihan mampu meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan keberanian siswa dalam tampil di depan umum.
"Nasyid bukan hanya tentang bernyanyi, tetapi juga menjadi media dakwah yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan. Melalui latihan yang konsisten, anak-anak belajar disiplin, saling menghargai, dan bekerja sama sebagai sebuah tim," ungkap Andre.
Salah seorang anggota Tim Nasyid Islami, Azka Almaira Fauzan dari kelas 6A, mengaku antusias mengikuti setiap sesi latihan. Ia merasa senang dapat berlatih bersama teman-temannya dan mendapatkan bimbingan langsung dari para pembina sehingga semakin siap untuk tampil pada kegiatan Muhadharah.
"Saya sangat senang mengikuti latihan ini. Kami berlatih dengan sungguh-sungguh agar bisa tampil kompak dan memberikan yang terbaik pada acara Muhadharah hari Jumat nanti. Semoga penampilan kami bisa menghibur sekaligus memberikan pesan yang baik kepada teman-teman," tutur Azka.
Melalui latihan yang dilakukan secara rutin, MIN 1 Rejang Lebong terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi di bidang seni Islami. Selain meningkatkan kemampuan bermusik dan bernyanyi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, menanamkan nilai kebersamaan, tanggung jawab, serta menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik dalam menampilkan karya terbaik di setiap kegiatan madrasah.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


.jpg)
