Tata Sepatu, Tata Karakter: MIN 1 Rejang Lebong Tanamkan Disiplin Melalui Pembiasaan Harian
Rejang Lebong (Humas) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong terus menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik melalui berbagai pembiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari di madrasah. Salah satu budaya yang diterapkan adalah membiasakan seluruh murid menyusun sepatu dengan rapi pada rak sepatu yang telah disediakan di depan setiap ruang kelas. Pembiasaan sederhana ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Koordinator Bidang Sarana dan Prasarana MIN 1 Rejang Lebong, Jumadi, S.Pd.I, saat diwawancarai pada Selasa (4/8), menjelaskan bahwa penyediaan rak sepatu di setiap depan kelas merupakan salah satu fasilitas yang sengaja disiapkan untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang tertib dan nyaman. Dengan adanya rak tersebut, sepatu peserta didik tidak lagi berserakan di depan kelas sehingga lorong madrasah tetap bersih dan mudah dilalui.
"Setiap di depan kelas kita siapkan rak sepatu sebagai sarana pendukung kedisiplinan murid. Selain menjaga kerapian lingkungan, fasilitas ini juga mengajarkan peserta didik agar terbiasa menempatkan barang pada tempatnya. Kami berharap kebiasaan baik ini dapat terus melekat dalam kehidupan mereka, baik di madrasah maupun di rumah," ujar Jumadi.
Sementara itu, Koordinator Bidang Kesiswaan, Kurniati, S.Pd, menyampaikan bahwa aturan untuk menyusun sepatu dengan rapi bukan sekadar tata tertib, melainkan bagian dari proses pembinaan karakter sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan karakter akan lebih efektif apabila dilakukan melalui pembiasaan yang sederhana namun konsisten setiap hari.
"Murid diwajibkan menyusun sepatu dengan rapi di rak yang telah disediakan. Kebiasaan ini merupakan pembinaan karakter sejak dini agar mereka memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, menghargai aturan, dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Hal-hal kecil seperti ini akan membentuk kebiasaan positif yang berdampak besar bagi perkembangan karakter peserta didik," ungkap Kurniati.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, memberikan apresiasi atas konsistensi seluruh warga madrasah dalam menjaga budaya disiplin tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya dilakukan melalui proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari yang melibatkan seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.
"Kami mengapresiasi komitmen guru, tenaga kependidikan, dan seluruh peserta didik dalam membudayakan kerapian melalui penataan sepatu di rak yang telah disediakan. Madrasah tidak hanya bertugas mencerdaskan peserta didik secara akademik, tetapi juga membentuk karakter yang disiplin, tertib, dan bertanggung jawab. Semoga pembiasaan ini menjadi budaya positif yang terus berkembang di MIN 1 Rejang Lebong," tutur Mufida.
Melalui pembiasaan sederhana seperti menata sepatu dengan rapi, MIN 1 Rejang Lebong membuktikan bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari hal-hal kecil yang dilakukan secara berkelanjutan. Dengan dukungan sarana yang memadai serta pembinaan yang konsisten dari seluruh warga madrasah, diharapkan peserta didik tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak mulia, disiplin, serta mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



