Administrasi Tertata, Dakwah Semakin Bermakna: PAI KUA Curup Utara Susun Laporan e-PA dan Materi Binaan
Rejang Lebong (Humas) – Dalam upaya mewujudkan tata kelola administrasi yang profesional sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Laili Afriza Andini, S.Pd, pada Selasa (4/8) melaksanakan penyusunan laporan kinerja melalui aplikasi e-PA serta menyiapkan materi binaan yang akan digunakan pada kegiatan penyuluhan di wilayah dampingan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen KUA Curup Utara dalam mengoptimalkan transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama. Melalui penyusunan laporan e-PA, seluruh aktivitas penyuluhan terdokumentasi secara sistematis, akurat, dan mudah dipantau, sementara penyusunan materi binaan dilakukan agar setiap penyuluhan berlangsung terarah, relevan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sistem e-PA sendiri merupakan platform pelaporan dan evaluasi kinerja Penyuluh Agama Islam yang terintegrasi dengan SIMPENAIS untuk mendukung administrasi penyuluhan secara digital.
Laili Afriza Andini menjelaskan bahwa administrasi yang baik merupakan fondasi penting dalam mendukung keberhasilan tugas penyuluh. Setiap laporan yang disusun bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi dokumentasi atas berbagai kegiatan pembinaan yang telah dilaksanakan serta bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain menyusun laporan, Laili juga mempersiapkan materi binaan yang disesuaikan dengan kebutuhan kelompok sasaran. Materi tersebut dirancang dengan bahasa yang mudah dipahami dan berisi penguatan nilai-nilai keagamaan, moderasi beragama, pembinaan keluarga, serta penguatan akhlak sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala KUA Curup Utara, Supianto, S.Ag., M.H.I, mengapresiasi konsistensi para penyuluh dalam menjaga keseimbangan antara ketertiban administrasi dan kualitas pembinaan umat. Menurutnya, penyuluh agama tidak hanya dituntut aktif turun ke lapangan, tetapi juga mampu menyajikan laporan yang akuntabel serta menyiapkan materi yang berkualitas sebagai bekal dalam setiap kegiatan penyuluhan.
"Administrasi yang tertata akan menghasilkan data kinerja yang akurat, sedangkan materi binaan yang disusun dengan baik akan menjadikan penyuluhan lebih efektif, komunikatif, dan berdampak positif bagi masyarakat," ujarnya.
Melalui sinergi antara administrasi digital dan peningkatan kualitas materi penyuluhan, KUA Curup Utara terus memperkuat peran penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi keagamaan, membangun karakter umat, serta menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat luas.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #AdministrasiTertata#LaporanEpa#Simpenais#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


