Bangun Karakter Generasi Berakhlak, Waka Kesiswaan Tekankan Pentingnya Memilih Lingkungan Pertemanan
Rejang Lebong, (Humas) – Pembinaan karakter peserta didik terus dilakukan secara berkelanjutan di MTsN 2 Rejang Lebong. Pada Rabu (5/8), usai pelaksanaan Salat Duha di musala madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Jauhari, S.H.I., Gr., menyampaikan pembinaan kepada seluruh peserta didik mengenai pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif serta bijak dalam menggunakan media digital.
Dalam arahannya, Jauhari mengingatkan bahwa teman memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter seseorang. Oleh karena itu, peserta didik diimbau untuk berteman dengan orang-orang yang memiliki akhlak baik, rajin beribadah, disiplin, dan gemar belajar sehingga dapat saling memberikan pengaruh positif.
"Bertemanlah dengan orang yang baik akhlaknya. Jika teman kita rajin salat, sopan, dan semangat belajar, insyaallah kita juga akan terdorong menjadi pribadi yang lebih baik. Lingkungan pergaulan adalah salah satu faktor yang membentuk masa depan kita," pesannya di hadapan seluruh siswa.
Selain membahas pentingnya memilih teman, Jauhari juga menyoroti fenomena cyber bullying yang marak terjadi di media sosial. Ia mengingatkan peserta didik agar tidak menggunakan media digital untuk menghina, mengejek, mempermalukan, atau menyebarkan komentar yang dapat melukai perasaan orang lain.
Menurutnya, seorang muslim dituntut menjaga lisan, tulisan, maupun jejak digitalnya karena semuanya akan dipertanggungjawabkan. Media sosial hendaknya dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berbagi kebaikan, dan mempererat silaturahmi, bukan menjadi tempat menyakiti orang lain.
Dalam kesempatan tersebut, Jauhari juga mengingatkan peserta didik agar tidak menghabiskan waktu secara berlebihan untuk bermain, baik permainan daring maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu belajar dan ibadah. Ia mengajak siswa untuk mampu mengatur waktu secara seimbang antara belajar, beribadah, membantu orang tua, beristirahat, dan bermain secukupnya.
Pesan lain yang tak kalah penting adalah ajakan kepada peserta didik untuk menikmati masa remaja sesuai dengan usianya.
"Jadilah remaja yang sewajarnya. Jangan terburu-buru ingin terlihat dewasa dalam gaya hidup maupun pergaulan. Masa remaja adalah masa terbaik untuk belajar, membentuk karakter, mengembangkan bakat, dan meraih prestasi. Gunakan waktu ini sebaik-baiknya agar kelak tidak ada penyesalan," tambahnya.
Kegiatan pembinaan ini selaras dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Nilai cinta kepada diri sendiri diwujudkan dengan menjaga diri dari pengaruh negatif dan memanfaatkan waktu secara produktif. Cinta kepada sesama tercermin melalui perilaku saling menghormati serta menolak segala bentuk perundungan, termasuk cyber bullying. Sementara cinta kepada Allah Swt. diwujudkan dengan menjaga akhlak dan menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., melalui Waka Akademik, Apriliandi, M.Pd., Gr., menyampaikan bahwa pembinaan karakter merupakan bagian penting dari proses pendidikan di madrasah.
"Keberhasilan peserta didik tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari akhlak, cara bergaul, dan kemampuan menggunakan teknologi secara bijaksana. Karena itu, kami terus membiasakan pembinaan setelah Salat Duha agar peserta didik memiliki bekal karakter yang kuat. Kami berharap mereka mampu memilih teman yang baik, menjauhi segala bentuk perundungan, termasuk cyber bullying, serta memanfaatkan masa remaja untuk belajar, beribadah, dan mengembangkan potensi diri. Itulah bekal terbaik untuk meraih masa depan yang gemilang," ungkap April.
Melalui pembinaan rutin ini, MTsN 2 Rejang Lebong terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi yang religius, berkarakter, cakap bermedia digital, serta mampu membangun pergaulan yang sehat sebagai fondasi menuju masa depan yang sukses.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


.jpg)
