Belajar Jadi Lebih Seru! Guru Bahasa Indonesia MTsN 2 Rejang Lebong Manfaatkan Wayground untuk Materi Konjungsi
Rejang Lebong, (Humas) – Inovasi pembelajaran berbasis teknologi terus dikembangkan di MTsN 2 Rejang Lebong. Pada Rabu (5/8), Guru Bahasa Indonesia, M. Ali Saputra, S.Pd., menghadirkan suasana belajar yang interaktif melalui pemanfaatan Wayground pada pembelajaran materi konjungsi dalam teks deskriptif di kelas IX.
Melalui platform Wayground, peserta didik mengikuti kuis interaktif yang dirancang untuk menguji sekaligus memperkuat pemahaman mereka mengenai penggunaan kata hubung (konjungsi) dalam teks deskriptif. Setiap soal disajikan secara menarik sehingga mendorong siswa berpikir cepat, teliti, dan aktif berpartisipasi selama proses pembelajaran berlangsung.
Suasana kelas tampak hidup. Peserta didik antusias menjawab setiap pertanyaan, saling berdiskusi, serta berusaha memperoleh hasil terbaik. Model pembelajaran berbasis gim (game-based learning) ini mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan tanpa mengurangi kedalaman materi yang dipelajari.
Menurut M. Ali Saputra, penggunaan Wayground bertujuan mengubah persepsi bahwa belajar Bahasa Indonesia tidak harus selalu dilakukan melalui metode konvensional. Dengan memanfaatkan teknologi digital, pembelajaran menjadi lebih menarik, interaktif, dan mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Selain memahami konsep konjungsi, peserta didik juga dilatih berpikir kritis dalam menentukan penggunaan kata hubung yang tepat agar sebuah teks deskriptif menjadi runtut, padu, dan mudah dipahami. Kegiatan ini sekaligus melatih kemampuan literasi digital yang menjadi salah satu kompetensi penting di era teknologi.
Inovasi pembelajaran tersebut sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Nilai cinta kepada ilmu diwujudkan melalui pemanfaatan teknologi sebagai media belajar yang kreatif dan inovatif. Cinta kepada diri sendiri tercermin dari keberanian peserta didik mencoba, berpikir, dan mengembangkan potensinya, sedangkan cinta kepada sesama terlihat dalam sikap saling membantu dan berdiskusi selama menyelesaikan kuis.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., mengapresiasi inovasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru sebagai upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
"Kami terus mendorong seluruh guru untuk menghadirkan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Pemanfaatan Wayground merupakan salah satu contoh bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar sekaligus memperkuat pemahaman peserta didik. Harapannya, siswa tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, literasi digital, dan semangat belajar sepanjang hayat. Inilah wujud pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter yang menjadi ciri khas madrasah," ujar Wawan.
Beliau berharap inovasi serupa terus berkembang di berbagai mata pelajaran sehingga tercipta budaya pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menghasilkan lulusan yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


.jpg)
