Agen Perubahan MIN 1 Rejang Lebong Kampanyekan SiPILAH, Wujudkan Madrasah Peduli Lingkungan
Rejang Lebong (Humas) – Agen Perubahan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, menggelar kampanye SiPILAH (Sampah Terpilah Madrasah Berkah) kepada seluruh peserta didik pada Selasa (4/8). Kegiatan yang dilaksanakan usai pelaksanaan salat Dhuha berjamaah di halaman madrasah tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga madrasah mengenai pentingnya memilah sampah sejak dini sebagai bagian dari budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Randi menjelaskan bahwa SiPILAH merupakan salah satu program yang mendorong seluruh warga madrasah untuk membiasakan memilah sampah sesuai jenisnya sehingga dapat dikelola dengan lebih baik. Melalui kampanye ini, siswa diajak untuk memahami manfaat pemilahan sampah sekaligus berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan madrasah.
"Kampanye ini kami lakukan agar seluruh siswa mengenal Program SiPILAH dan memahami bahwa menjaga lingkungan dimulai dari kebiasaan sederhana, yaitu membuang dan memilah sampah pada tempatnya. Kami berharap seluruh warga madrasah dapat berkontribusi sehingga program ini menjadi budaya yang berkelanjutan," ujar Randi saat memberikan sosialisasi kepada peserta didik.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Agen Perubahan dalam mengampanyekan Program SiPILAH. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya madrasah dalam membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan sekaligus mendukung Program Prioritas Kementerian Agama di bidang Ekoteologi.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. SiPILAH bukan hanya tentang pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Saya mengajak seluruh dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan program ini," tutur Mufida.
Antusiasme peserta didik terlihat selama pelaksanaan kampanye. Para siswa menyimak penjelasan yang disampaikan dan diajak memahami pentingnya membedakan sampah organik dan anorganik sebelum dibuang ke tempat yang telah disediakan. Dengan langkah sederhana tersebut, diharapkan jumlah sampah yang dapat didaur ulang semakin meningkat serta menciptakan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman.
Melalui kampanye SiPILAH, MIN 1 Rejang Lebong terus memperkuat komitmennya sebagai madrasah yang peduli lingkungan. Program ini diharapkan tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi kebiasaan peserta didik di rumah dan masyarakat. Dengan kolaborasi seluruh warga madrasah, SiPILAH diharapkan mampu menjadi gerakan bersama dalam mewujudkan budaya hidup bersih, ramah lingkungan, dan membawa keberkahan bagi madrasah.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


.jpg)
