Manasik Umroh Nanda Tour And Travel, Kepala KUA Curup Tengah Ajarkan Tata Cara Sholat di Kendaraan
Rejang Lebong (Humas) – Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I.,MHI memberikan materi tentang tata cara pelaksanaan sholat di atas kendaraan pada kegiatan Manasik Umroh yang diselenggarakan oleh Nanda Tour and Travel, Rabu (5/8). Materi tersebut disampaikan sebagai bekal penting bagi para calon jamaah umroh agar tetap dapat melaksanakan ibadah sholat dengan benar selama perjalanan menuju Tanah Suci.
Dalam penyampaiannya, Kepala KUA Curup Tengah, Bulkis menjelaskan bahwa sholat merupakan kewajiban yang tidak gugur hanya karena seseorang sedang dalam perjalanan. Oleh sebab itu, setiap jamaah perlu memahami ketentuan syariat mengenai pelaksanaan sholat di kendaraan, baik di dalam pesawat, bus, kereta api, maupun kapal.
Ia menerangkan bahwa apabila memungkinkan, jamaah hendaknya melaksanakan sholat dengan memenuhi seluruh rukun, termasuk menghadap kiblat dan berdiri bagi yang mampu. Namun apabila kondisi kendaraan tidak memungkinkan, seperti keterbatasan ruang atau adanya aturan keselamatan, maka jamaah diperbolehkan melaksanakan sholat sesuai kemampuan, termasuk dengan duduk serta melakukan rukuk dan sujud menggunakan isyarat.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan waktu sholat selama perjalanan, kemudahan (rukhsah) yang diberikan syariat bagi musafir, serta tata cara menjamak dan mengqashar sholat apabila telah memenuhi syarat. Penjelasan tersebut disampaikan disertai contoh praktik sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta manasik.
Bulkis berharap seluruh calon jamaah umroh tidak hanya siap secara administratif dan fisik, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan fikih ibadah yang memadai. Menurutnya, pemahaman tentang tata cara beribadah dalam berbagai kondisi akan membantu jamaah tetap khusyuk dan tenang selama menjalankan rangkaian ibadah umroh.
"Perjalanan menuju Tanah Suci tidak menjadi alasan untuk meninggalkan sholat. Islam memberikan kemudahan kepada musafir, namun kemudahan tersebut tetap harus dipahami sesuai tuntunan syariat agar ibadah yang dilaksanakan benar dan sempurna," ujarnya.
Kegiatan manasik berlangsung dengan antusias. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar berbagai kondisi yang mungkin dihadapi selama perjalanan, mulai dari menentukan arah kiblat di pesawat, penggunaan tayamum ketika kesulitan berwudhu, hingga tata cara sholat ketika kendaraan tidak memungkinkan untuk berhenti.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh calon jamaah umroh Nanda Tour and Travel memiliki bekal ilmu yang cukup sehingga mampu melaksanakan ibadah secara mandiri, benar, dan sesuai tuntunan syariat sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #KUACurupTengah#BerkhidmatdanBersinergiUntukUmmat#
From : KUA Curup Tengah


.jpg)
