Tausiah Musibah, PAI Curup Tengah Ajak Jama'ah Ambil Ibrah dari Kematian
Rejang Lebong (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I, menyampaikan tausiah musibah pada acara takziah di salah satu kediaman warga sebagai bentuk pelayanan keagamaan kepada masyarakat di Kelurahan Talang Rimbo Baru, Rabu (5/8). Dalam tausiahnya, PAI mengajak jamaah untuk mengambil ibrah (pelajaran) dari peristiwa kematian serta menjadikannya sebagai pengingat untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Di hadapan keluarga yang berduka dan para jamaah, PAI Curup Tengah, Wawan mengingatkan bahwa kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang pasti akan dialami oleh setiap manusia. Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya mempersiapkan bekal amal saleh dan memanfaatkan kesempatan hidup untuk memperbanyak ibadah serta melakukan kebaikan.
"Kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal perjalanan menuju kehidupan akhirat. Peristiwa ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua agar senantiasa memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, dan menjaga hubungan baik dengan Allah SWT maupun sesama manusia," ungkapnya dalam tausiah.
Selain memberikan penguatan spiritual kepada keluarga yang ditinggalkan, Wawan juga mengajak jamaah untuk menumbuhkan sikap sabar, ikhlas, dan tawakal dalam menghadapi setiap musibah. Menurutnya, ujian berupa kehilangan orang yang dicintai merupakan bagian dari ketentuan Allah SWT yang harus diterima dengan penuh keimanan, sembari terus memanjatkan do’a agar almarhum atau almarhumah memperoleh ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi-Nya.
Dalam tausiah tersebut, Wawan juga mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi, saling menguatkan, serta mendoakan sesama muslim. Kehadiran masyarakat dalam takziah merupakan wujud kepedulian sosial yang sejalan dengan ajaran Islam untuk saling menghibur dan memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang berduka.
Suasana tausiah berlangsung khidmat dan penuh haru. Jamaah menyimak setiap nasihat yang disampaikan dengan penuh perhatian, sementara keluarga yang berduka mengaku merasa terhibur dan memperoleh kekuatan batin melalui pesan-pesan keagamaan yang disampaikan.
Melalui kegiatan tausiah musibah ini, PAI KUA Curup Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Diharapkan, setiap peristiwa musibah tidak hanya menjadi momen untuk berbela sungkawa, tetapi juga menjadi sarana muhasabah diri agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak amal kebajikan, dan mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah

.jpg)
.jpg)
