Dukung Penelitian Internasional, Guru Bahasa Arab MIN 1 Rejang Lebong Isi Survei Teaching of Arabic in Indonesia
Rejang Lebong (Humas) – Guru Bahasa Arab Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, mengikuti pengisian Survei Penelitian Pengajaran Bahasa Arab di Indonesia (Teaching of Arabic in Indonesia) Scoping Study pada Rabu (5/8). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang kerjanya sebagai bentuk dukungan terhadap penelitian kolaboratif internasional yang bertujuan memetakan praktik pembelajaran Bahasa Arab di berbagai madrasah di Indonesia.
Pengisian survei ini merupakan tindak lanjut dari surat Ketua Tim Peneliti International Collaborative Research Team Arabic Language Teaching in Indonesia Nomor 07/07/Ext/2026 tanggal 15 Juli 2026. Melalui penelitian tersebut, para peneliti berupaya menghimpun data secara komprehensif mengenai pelaksanaan pembelajaran Bahasa Arab, tantangan yang dihadapi guru, serta berbagai praktik baik yang telah diterapkan di lingkungan madrasah.
Penelitian kolaboratif ini melibatkan sejumlah lembaga ternama, yaitu The University of Sydney Australia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), serta Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan dan pengembangan strategi pembelajaran Bahasa Arab yang lebih efektif di Indonesia.
Dalam surat edaran tersebut juga dijelaskan bahwa guru-guru Bahasa Arab yang telah ditetapkan sebagai responden diminta untuk mengisi survei melalui laman resmi penelitian paling lambat pada 8 Agustus 2026. Partisipasi para guru menjadi bagian penting dalam menyediakan data yang akurat sehingga hasil penelitian mampu menggambarkan kondisi riil pembelajaran Bahasa Arab di madrasah.
Guru Bahasa Arab MIN 1 Rejang Lebong, Randi mengatakan bahwa dirinya menyambut baik pelaksanaan survei tersebut karena menjadi kesempatan bagi para guru untuk menyampaikan pengalaman dan kondisi pembelajaran Bahasa Arab secara langsung kepada tim peneliti internasional.
"Survei ini menjadi wadah bagi guru untuk memberikan gambaran nyata mengenai proses pembelajaran Bahasa Arab di madrasah. Semoga data yang kami berikan dapat mendukung pengembangan pembelajaran Bahasa Arab yang semakin berkualitas dan relevan dengan kebutuhan peserta didik," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, mengapresiasi keterlibatan guru Bahasa Arab dalam penelitian berskala internasional tersebut. Menurutnya, keikutsertaan guru tidak hanya menunjukkan komitmen terhadap peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga menjadi kontribusi nyata madrasah dalam mendukung pengembangan keilmuan.
"Kami menyambut baik kegiatan penelitian ini dan berharap survei dapat diisi dengan sebaik-baiknya, jujur, serta sesuai dengan kondisi pembelajaran yang dilaksanakan di madrasah. Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia, khususnya di lingkungan madrasah," ujar Mufida.
Melalui partisipasi aktif dalam penelitian kolaboratif internasional ini, MIN 1 Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan. Madrasah berharap hasil penelitian tersebut dapat menjadi referensi penting bagi pemerintah, akademisi, dan para praktisi pendidikan dalam merumuskan inovasi pembelajaran Bahasa Arab yang lebih efektif, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


.jpg)
