Dari Majelis Taklim hingga Mahasiswa KKN, PAI KUA Curup Utara Perkuat Pemahaman Fardhu Kifayah
Rejang Lebong (Humas) – Pembinaan keagamaan tidak hanya berhenti pada penyampaian materi, tetapi juga diarahkan agar masyarakat memiliki pemahaman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal inilah yang terus didorong Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara melalui penguatan pemahaman tentang fardhu kifayah kepada masyarakat, termasuk melalui keterlibatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Curup.
Kegiatan pembinaan yang berlangsung pada Kamis malam (6/8), menjadi ruang belajar bersama yang mempertemukan pengalaman PAI dengan semangat pengabdian mahasiswa. PAI KUA Curup Utara Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I dan Desi Marlina, S.Pd.I turut memberikan penguatan materi kepada peserta, sementara mahasiswa KKN IAIN Curup juga mengambil bagian dengan menyampaikan pemahaman mereka mengenai fardhu kifayah.
Pembahasan fardhu kifayah dipandang penting karena merupakan bagian dari pengetahuan keagamaan yang berkaitan langsung dengan kehidupan sosial masyarakat. Ketika terjadi suatu kondisi yang membutuhkan pelaksanaan kewajiban bersama, masyarakat perlu memiliki orang-orang yang memahami tata cara pelaksanaannya dengan baik.
Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I menjelaskan bahwa pembelajaran fardhu kifayah perlu terus dikenalkan kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk generasi muda.
“Fardhu kifayah bukan hanya pengetahuan yang dipelajari, tetapi merupakan bagian dari kepedulian sosial. Karena itu, masyarakat perlu memiliki bekal agar ketika ada kebutuhan di lingkungan sekitar, ada yang mampu membantu dan melaksanakannya sesuai tuntunan agama,” jelasnya.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa KKN dalam menyampaikan materi menjadi nilai positif tersendiri. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses edukasi keagamaan di tengah masyarakat.
Hal senada disampaikan Desi Marlina, S.Pd.I. Ia menilai kolaborasi antara PAI dan mahasiswa KKN dapat menjadi sarana untuk memperluas jangkauan pembinaan keagamaan sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami kebutuhan masyarakat.
“Mahasiswa KKN memiliki kesempatan untuk belajar langsung dari masyarakat. Ketika mereka ikut menyampaikan materi fardhu kifayah, terjadi proses saling berbagi pengetahuan. PAI memberikan penguatan dari sisi pembinaan keagamaan, sementara mahasiswa membawa semangat belajar dan pengabdian,” ungkap Desi.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN IAIN Curup turut menyampaikan materi mengenai fardhu kifayah. Penyampaian materi berlangsung dalam suasana interaktif sehingga peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga dapat memahami makna, kedudukan, dan pentingnya pelaksanaan fardhu kifayah dalam kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran mahasiswa juga memberikan warna berbeda dalam kegiatan pembinaan. Interaksi antara generasi muda, PAI, dan masyarakat menunjukkan bahwa pembelajaran agama dapat dilakukan secara kolaboratif. Pengetahuan keagamaan tidak hanya diwariskan melalui penyampaian satu arah, tetapi dapat tumbuh melalui diskusi, berbagi pengalaman, dan praktik pengabdian di tengah masyarakat.
Bagi PAI KUA Curup Utara, penguatan pemahaman fardhu kifayah merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembinaan agama yang dekat dengan kebutuhan umat. Materi yang diberikan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, melainkan mampu menumbuhkan kesiapan, kepedulian, dan rasa tanggung jawab sosial di lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa majelis taklim dan mahasiswa KKN dapat menjadi ruang strategis dalam memperkuat literasi keagamaan. Dari ruang-ruang pengajian hingga lingkungan pengabdian mahasiswa, pembelajaran fardhu kifayah terus dihidupkan agar generasi muda maupun masyarakat memiliki bekal yang memadai.
Melalui sinergi PAI KUA Curup Utara dengan mahasiswa KKN IAIN Curup, pembinaan keagamaan diharapkan semakin luas, komunikatif, dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat. KUA hadir bukan hanya dalam pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga melalui penyuluhan dan pembinaan yang membangun pemahaman serta kepedulian umat.
Dengan semangat melayani, membimbing, dan memberdayakan, PAI KUA Curup Utara terus berkomitmen menjadikan penyuluhan agama sebagai sarana memperkuat pengetahuan, kepedulian sosial, dan ketahanan kehidupan beragama di tengah masyarakat.
(Rodia/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #FardhuKifayah#MahasiswaKKNIAINCurup#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


.jpg)
