Semarak Muhadharah, Penampilan Nasyid Siswa Meriahkan Panggung MIN 1 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Suasana penuh semangat dan nuansa Islami mewarnai kegiatan Muhadharah yang diselenggarakan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong di halaman madrasah pada Jumat (7/8). Salah satu penampilan yang berhasil mencuri perhatian warga madrasah adalah penampilan grup nasyid yang dibawakan oleh siswi kelas VI, yakni Fathania, Azka, dan Afifah, dengan iringan musik akustik yang menambah kemeriahan acara.
Penampilan nasyid tersebut semakin menarik dengan keterlibatan para guru sebagai pengiring musik. Yansa Andresta, M.Pd memainkan gitar, sementara Andre Delivio, S.Pd mengiringi dengan alat musik jimbe. Kolaborasi antara guru dan siswa tersebut menghadirkan harmoni yang indah, sekaligus memberikan motivasi kepada peserta didik untuk terus mengembangkan bakat dan keberanian tampil di depan umum.
Kegiatan Muhadharah merupakan salah satu program pembinaan karakter yang rutin dilaksanakan MIN 1 Rejang Lebong. Melalui kegiatan ini, para siswa diberikan kesempatan untuk menampilkan berbagai kemampuan, mulai dari pidato, hafalan Al-Qur'an, puisi Islami, hingga seni nasyid. Selain melatih keterampilan berbicara di depan publik, kegiatan ini juga menjadi media penanaman nilai-nilai keislaman, kreativitas, serta kerja sama antarsiswa.
Koordinator Bidang Kesiswaan MIN 1 Rejang Lebong, Kurniati, S.Pd, menyampaikan bahwa penampilan nasyid menjadi salah satu daya tarik dalam pelaksanaan Muhadharah karena mampu menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus mengembangkan potensi seni Islami yang dimiliki peserta didik.
"Muhadharah bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah keberanian, kreativitas, dan bakat yang mereka miliki. Penampilan nasyid hari ini menunjukkan bahwa siswa mampu bekerja sama dengan baik dan tampil penuh percaya diri di hadapan teman-temannya," ujar Kurniati.
Sementara itu, Yansa yang turut mengiringi penampilan dengan permainan gitar, mengungkapkan bahwa keterlibatan guru dalam penampilan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan minat dan bakat siswa.
"Kami ingin memberikan semangat kepada anak-anak agar tidak ragu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kehadiran guru sebagai pendamping di atas panggung diharapkan dapat menambah rasa percaya diri mereka sehingga mampu tampil maksimal," tutur Yansa.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi atas penampilan para siswa dan kolaborasi yang terjalin antara guru dan peserta didik. Menurutnya, kegiatan Muhadharah merupakan sarana efektif dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai Islami, serta melatih mental siswa sejak dini.
"Kami sangat mengapresiasi semangat siswa yang berani tampil dan para guru yang terus mendampingi mereka. Muhadharah menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik agar memiliki keberanian, akhlak mulia, jiwa kepemimpinan, serta mampu menyalurkan bakatnya melalui kegiatan yang positif dan bernilai Islami," ungkap Mufida.
Melalui kegiatan Muhadharah yang dikemas secara menarik dan melibatkan seluruh warga madrasah, MIN 1 Rejang Lebong terus berkomitmen menciptakan lingkungan belajar yang aktif, religius, dan inspiratif. Penampilan nasyid yang memukau tersebut menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya mengembangkan prestasi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, kreatif, dan berakhlakul karimah.
(Randi/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)
