Upacara Senin Jadi Momentum, MTsN 2 Rejang Lebong Perkuat Tata Upacara, Ketertiban, dan Adab Siswa
Rejang Lebong, (Humas) – Kedisiplinan dan adab menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik di MTsN 2 Rejang Lebong. Hal tersebut kembali ditekankan dalam upacara bendera rutin yang dilaksanakan pada Senin (10/8) di lapangan madrasah.
Upacara diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan MTsN 2 Rejang Lebong. Kelas VIII B bertugas sebagai pelaksana upacara, sementara Hj. Azizah, S.Pd., Gr., bertindak sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, Azizah memberikan beberapa penekanan kepada peserta didik. Pertama, beliau melakukan pembenaran terhadap urutan dan tata pelaksanaan upacara bendera agar seluruh rangkaian dapat dilaksanakan dengan baik, benar, tertib, dan sesuai ketentuan.
Menurutnya, upacara bukan sekadar kegiatan rutin setiap hari Senin, tetapi juga menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, serta sikap menghargai aturan.
Selain tata upacara, Azizah juga mengingatkan peserta didik mengenai ketertiban dan adab selama berada di lingkungan madrasah. Ia mengimbau siswa agar membiasakan diri mematuhi waktu dan aturan tanpa harus selalu diingatkan oleh guru.
"Ketika bel masuk sudah berbunyi, segera masuk kelas. Jangan berleha-leha lagi. Biasakan diri untuk tertib karena disiplin itu harus muncul dari kesadaran, bukan karena takut ditegur," pesan Azizah.
Ia juga mengingatkan peserta didik untuk membangun hubungan yang dilandasi sikap saling menghargai. Menurutnya, siswa yang ingin mendapatkan perlakuan baik dari orang lain juga harus terlebih dahulu menunjukkan sikap yang baik.
"Kalau ingin diperlakukan dengan baik, maka hargailah orang lain. Jangan menunggu dikasari dulu baru bergerak. Jadilah anak yang memiliki kesadaran untuk melakukan hal yang benar meskipun tidak sedang diawasi," lanjutnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa adab dan disiplin merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan. Peserta didik tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu menunjukkan perilaku yang mencerminkan karakter baik dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., melalui Waka Akademik, Apriliandi, M.Pd., Gr., mengapresiasi amanat yang disampaikan pembina upacara. Menurutnya, pembentukan karakter membutuhkan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten.
“Disiplin dan adab tidak cukup hanya disampaikan dalam teori. Keduanya harus dibiasakan dalam keseharian. Kami ingin siswa memahami bahwa menaati aturan, menghargai orang lain, datang tepat waktu, dan mengikuti kegiatan dengan tertib merupakan bagian dari karakter yang akan mereka bawa sampai dewasa,” ujar Wawan.
Ia menambahkan bahwa madrasah akan terus memperkuat budaya positif melalui berbagai pembiasaan. Menurutnya, siswa yang mampu mengendalikan diri dan menghargai orang lain akan lebih siap menghadapi tantangan di jenjang pendidikan berikutnya maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Upacara bendera pun menjadi lebih dari sekadar rutinitas mingguan. Dari barisan yang tertib, madrasah sedang belajar menumbuhkan pribadi yang tertib dalam kehidupan. Dari adab yang dibiasakan hari ini, diharapkan lahir generasi yang mampu menghargai diri sendiri, orang lain, dan lingkungan di sekitarnya.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


.jpg)
