Perkuat Pemahaman Tauhid, PAI KUA Curup Utara Dampingi Majelis Taklim Al Muslimah Ikuti Kajian di Hotel Syakila
Rejang Lebong (Humas) – Penguatan pemahaman keagamaan terus dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara melalui pendampingan kepada masyarakat dan majelis taklim. Salah satunya diwujudkan dengan mendampingi Majelis Taklim Al Muslimah mengikuti kegiatan Kajian Tauhid yang dilaksanakan di Hotel Syakila, Minggu (9/8).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi jamaah Majelis Taklim Al Muslimah untuk memperdalam pemahaman tentang tauhid sebagai dasar utama dalam kehidupan seorang muslim. Kajian tidak hanya diarahkan pada penambahan wawasan keislaman, tetapi juga mendorong jamaah agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai tauhid dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran PAI KUA Curup Utara dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat peran penyuluh di tengah masyarakat. Penyuluh tidak hanya hadir dalam kegiatan pembinaan rutin di majelis taklim, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengikuti berbagai kegiatan keagamaan yang dapat memperluas wawasan dan memperkokoh keimanan.
Dalam kesempatan tersebut, PAI KUA Curup Utara menyampaikan bahwa tauhid merupakan fondasi yang menentukan arah kehidupan seorang muslim. Pemahaman tauhid yang baik diharapkan mampu melahirkan sikap yang semakin dekat kepada Allah SWT, sekaligus membentuk pribadi yang lebih sabar, ikhlas, bertanggung jawab, dan istiqamah dalam menjalankan ajaran agama.
“Kajian tauhid menjadi kesempatan yang sangat baik bagi kita untuk kembali menguatkan dasar keimanan. Tauhid bukan hanya untuk dipahami, tetapi juga harus tercermin dalam sikap, ibadah, dan perilaku kita sehari-hari,” ungkap PAI KUA Curup Utara.
Menurutnya, majelis taklim memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan spiritual masyarakat. Melalui kegiatan pengajian dan kajian keislaman, jamaah dapat terus belajar, bertanya, berdiskusi, serta memperbaiki pemahaman agama secara bertahap.
“Kami berharap Majelis Taklim Al Muslimah terus menjadi ruang belajar yang aktif dan produktif. Semakin banyak ilmu yang dipelajari, semakin kuat pula bekal jamaah dalam menjalani kehidupan dengan berlandaskan nilai-nilai Islam,” lanjutnya.
Antusiasme jamaah terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peserta mengikuti kajian dengan penuh perhatian dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk menambah ilmu sekaligus mempererat silaturahmi antarjamaah.
Bagi Majelis Taklim Al Muslimah, mengikuti Kajian Tauhid di Hotel Syakila juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih luas sehingga jamaah tidak hanya mendapatkan materi keagamaan dari pertemuan rutin, tetapi juga memperoleh wawasan dari berbagai forum kajian.
PAI KUA Curup Utara menilai penguatan tauhid sangat relevan dilakukan secara berkelanjutan. Di tengah berbagai perubahan kehidupan dan tantangan sosial, masyarakat membutuhkan fondasi keimanan yang kokoh agar mampu menyikapi setiap persoalan dengan bijak dan tetap berpegang pada nilai-nilai agama.
“Ketika tauhid kuat, insyaallah seseorang memiliki pegangan dalam menghadapi berbagai keadaan. Karena itu, pembinaan keagamaan harus terus kita hidupkan melalui majelis taklim dan berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan Kajian Tauhid di Hotel Syakila tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara PAI KUA Curup Utara dengan majelis taklim dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan memiliki keteguhan akidah.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, PAI KUA Curup Utara terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi keagamaan, serta mendorong majelis taklim menjadi pusat pembelajaran Islam yang mampu memberikan manfaat nyata bagi jamaah dan lingkungan sekitarnya.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


.jpg)
