Cegah Pernikahan Dini, KUA Curup dan Penyuluh KB Bekali Siswa SMK N 1 Rejang Lebong dengan Wawasan Agama dan Kesehatan Reproduksi
Rejang Lebong, (Humas) — Upaya mencegah pernikahan di bawah umur terus digencarkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup melalui edukasi langsung kepada generasi muda. Kali ini, Penyuluh Agama Islam KUA Curup Ibu Oli Sholihat bersama Kepala KUA Curup Bapak Suryono hadir dalam kegiatan kokurikuler di SMK Negeri 1 Rejang Lebong untuk memberikan pembekalan kepada para siswa mengenai bahaya pernikahan di bawah umur. (11/8)
Kegiatan tersebut semakin lengkap dengan menggandeng Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Rejang Lebong, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya dilihat dari perspektif agama, tetapi juga dari sisi kesehatan reproduksi, kesiapan psikologis, pendidikan, serta masa depan remaja.
Dalam penyampaian materinya, Oli Sholihat mengajak para siswa untuk memahami bahwa pernikahan merupakan sebuah ibadah sekaligus amanah besar yang membutuhkan kesiapan secara menyeluruh. Menikah bukan sekadar persoalan usia atau keinginan sesaat, tetapi membutuhkan kesiapan mental, spiritual, emosional, sosial, serta kemampuan menjalankan tanggung jawab sebagai pasangan dan orang tua. “Pernikahan adalah bagian dari ibadah dan harus dipersiapkan dengan matang. Karena itu, anak-anak harus memiliki cita-cita dan mempersiapkan masa depan terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan besar dalam kehidupan,” pesan Oli kepada para siswa.
Ia juga mengingatkan bahwa pernikahan pada usia yang belum matang dapat menimbulkan berbagai persoalan, terutama apabila pasangan belum memiliki kemampuan mengelola emosi, menyelesaikan konflik, serta memahami hak dan kewajiban dalam rumah tangga.
Sementara itu, Kepala KUA Curup Bapak Suryono memberikan penguatan bahwa masa remaja merupakan fase penting untuk membangun karakter, meningkatkan kemampuan akademik, mengembangkan keterampilan, serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan di masa mendatang.
Menurutnya, sekolah merupakan tempat strategis untuk menanamkan pemahaman kepada generasi muda agar tidak mudah terjebak pada keputusan yang dapat menghambat pendidikan dan cita-cita mereka. “Jangan sampai masa depan yang panjang dikorbankan karena keputusan yang terburu-buru. Raihlah pendidikan setinggi mungkin, bangun keterampilan, dan persiapkan diri menjadi generasi yang berkualitas,” ungkapnya.
Dari perspektif kesehatan, Penyuluh KB Rejang Lebong turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja. Para siswa diberikan wawasan mengenai dampak yang dapat muncul apabila kehamilan terjadi pada usia yang belum siap secara biologis maupun psikologis.
Edukasi tersebut diharapkan mampu membuka kesadaran siswa bahwa menjaga diri, menghormati tubuh, menghindari perilaku berisiko, serta membangun pergaulan yang sehat merupakan bagian penting dari persiapan menuju kehidupan berkeluarga yang berkualitas.
Kegiatan berlangsung dengan suasana edukatif dan komunikatif. Para siswa diberikan kesempatan untuk menyimak, berdiskusi, serta memahami berbagai persoalan remaja dari sudut pandang yang lebih luas. Kolaborasi antara KUA Curup dan Penyuluh KB ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan edukasi yang utuh, karena persoalan pernikahan di bawah umur tidak hanya berkaitan dengan aspek hukum dan agama, tetapi juga menyangkut pendidikan, kesehatan, psikologi, ekonomi, serta masa depan anak.
Melalui kegiatan kokurikuler ini, KUA Curup berharap para siswa SMK Negeri 1 Rejang Lebong semakin memiliki kesadaran untuk menjaga masa depan, fokus menyelesaikan pendidikan, mengembangkan potensi diri, dan menyiapkan kehidupan berkeluarga secara matang.
Sinergi antara KUA Curup, sekolah, dan Penyuluh KB menjadi bukti bahwa pencegahan pernikahan di bawah umur membutuhkan kerja bersama. Dengan edukasi yang berkelanjutan, generasi muda diharapkan mampu mengambil keputusan secara bijak dan tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, berpendidikan, serta siap membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #KUAhebat #KUAkeren #PenyuluhBergerak
From : KUA Curup



