Pelafalan Tepat, Tajwid Kuat: PAI KUA Curup Utara Bimbing Remaja Desa Batu Panco Membaca Al-Qur’an
Rejang Lebong (Humas) – Upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan generasi muda terus dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara. Salah satunya melalui kegiatan bimbingan penyuluhan kepada anak-anak remaja Desa Batu Panco, Senin (10/8).
Kegiatan tersebut dibimbing langsung oleh PAI KUA Curup Utara, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I. Dalam pembinaan ini, para remaja tidak hanya diarahkan untuk membaca Al-Qur’an dengan lancar, tetapi juga dibimbing agar mampu melafalkan setiap huruf dengan tepat serta menerapkan kaidah tajwid dalam bacaan.
Materi pembinaan difokuskan pada makharijul huruf, yaitu ketepatan tempat keluarnya setiap huruf hijaiyah. Para peserta diarahkan untuk memperhatikan perbedaan bunyi dan cara pengucapan huruf sehingga bacaan yang dihasilkan tidak berubah dari makna yang seharusnya.
Selain makharijul huruf, Siti juga memberikan pemahaman mengenai penerapan hukum bacaan Qolqolah dan Ikhfa. Para remaja diberikan contoh bacaan secara langsung, kemudian diminta untuk mempraktikkannya secara bergantian. Melalui metode tersebut, kesalahan dalam pengucapan dapat segera diketahui dan diperbaiki.
Tidak kalah penting, pembinaan juga menekankan aspek panjang dan pendek bacaan. Para peserta diajak untuk lebih teliti dalam membedakan bacaan yang harus dipanjangkan dengan bacaan yang dibaca pendek. Ketelitian tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga ketepatan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid.
Dalam praktiknya, Surah Al-Baqarah menjadi salah satu bahan bacaan yang digunakan untuk mengaplikasikan materi yang telah diberikan. Remaja membaca ayat secara bergantian dengan memperhatikan makharijul huruf, hukum Qolqolah, Ikhfa, serta ketentuan panjang dan pendek bacaan.
Siti Rodiatul memberikan koreksi secara langsung ketika menemukan pelafalan yang belum tepat. Para peserta kemudian mengulang bacaan hingga mampu mengucapkannya dengan lebih baik. Pendekatan praktik seperti ini diharapkan membuat remaja tidak hanya memahami teori tajwid, tetapi juga mampu menerapkannya ketika membaca Al-Qur’an secara mandiri.
Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur’an perlu dibangun melalui latihan yang konsisten. Ketepatan membaca setiap huruf, penerapan hukum tajwid, serta perhatian terhadap panjang dan pendek bacaan merupakan bagian yang harus terus dilatih sejak dini.
Bimbingan tersebut juga menjadi ruang bagi para remaja Desa Batu Panco untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam membaca Al-Qur’an. Dengan suasana pembelajaran yang interaktif, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya, menyimak contoh bacaan, dan mempraktikkan kembali materi yang telah dipelajari.
Melalui kegiatan ini, PAI KUA Curup Utara terus mendorong tumbuhnya generasi muda yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kualitas dan ketepatan bacaannya.
Pembinaan keagamaan bagi remaja diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat. Semakin baik kemampuan generasi muda dalam membaca Al-Qur’an, semakin kuat pula pondasi pembentukan karakter religius dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan bimbingan ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran PAI KUA Curup Utara dalam memberikan pendampingan keagamaan kepada masyarakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan para remaja Desa Batu Panco semakin mencintai Al-Qur’an, memahami cara membacanya dengan benar, serta mampu menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.
(Fitra /Edwinsya)Hastag : #IlmuTajwid#PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



