Bukan Hanya Membina Umat, PAI KUA Curup Utara Turun Jadi Tenaga Medis di Mini Soccer HUT RI ke-81
Rejang Lebong (Humas) – Semangat pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama tidak hanya terlihat di ruang pelayanan dan kegiatan pembinaan keagamaan. Dalam momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kepedulian dan semangat melayani juga ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara, Marliza, S.Pd.I, yang turut mengambil peran sebagai tenaga medis dalam kegiatan Mini Soccer Championship yang diselenggarakan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Senin (10/8).
Berada di sisi lapangan, Marliza tidak hanya menyaksikan jalannya pertandingan. Ia bersiaga memastikan para pemain mendapatkan perhatian ketika mengalami cedera ringan maupun membutuhkan penanganan awal selama pertandingan berlangsung.
Peran tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana pertandingan yang aman, nyaman, dan penuh semangat kebersamaan. Dengan kesiapsiagaan tenaga medis, para pemain dapat mengikuti pertandingan dengan lebih tenang dan tetap mengedepankan sportivitas.
“Menjadi tenaga medis dalam kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan dan kepedulian. Kami ingin memastikan teman-teman yang bertanding merasa aman dan apabila terjadi cedera dapat segera mendapatkan pertolongan awal,” ujar Marliza.
Menurutnya, keterlibatan ASN dalam kegiatan olahraga juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan antarpegawai di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Semangat kompetisi tidak seharusnya menghilangkan nilai persaudaraan dan kepedulian antarsesama.
“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah. Ada nilai kebersamaan, kekompakan, sportivitas, dan saling peduli yang perlu kita jaga bersama,” tambahnya.
Marliza juga menilai bahwa tugas sebagai PAI memiliki ruang pengabdian yang luas. Selain memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada masyarakat, PAI dituntut mampu hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan sebagai bagian dari pelayanan kepada umat.
“Sebagai PAI, kami tidak hanya hadir ketika memberikan materi keagamaan. Di tengah masyarakat maupun dalam kegiatan Kementerian Agama, kita juga harus siap mengambil peran sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Kehadiran Marliza sebagai tenaga medis menunjukkan bahwa semangat melayani dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Di satu sisi, PAI menjalankan tugas pembinaan keagamaan, sementara di sisi lain juga menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan peserta kegiatan.
Mini Soccer Championship tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan antarpegawai.
Bagi KUA Kecamatan Curup Utara, keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi cerminan bahwa pengabdian ASN dapat dilakukan melalui berbagai bidang. Semangat melayani tidak terbatas pada meja kerja, tetapi juga hadir di tengah aktivitas sosial, olahraga, dan kebersamaan.
Dengan semangat merah putih yang menyatukan, PAI KUA Curup Utara membuktikan bahwa menjadi bagian dari keluarga besar Kementerian Agama berarti siap hadir, siap melayani, dan siap memberikan manfaat di mana pun dibutuhkan.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #TimMedis#LombaHUTRIke-81#MiniSoccer#KUACurupUtara#KemenagKab.RejangLebong
From : KUA Curup Utara



