Menuju Upacara HUT RI ke-81, MTsN 2 Rejang Lebong dan Desa Barumanis Matangkan Persiapan Teknis
Rejang Lebong, (Humas) – Persiapan pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Barumanis terus dimatangkan. Pada Selasa (11/8), bertempat di ruang Waka MTsN 2 Rejang Lebong, perwakilan mahasiswa KKN selaku bagian dari seksi upacara Desa Barumanis melakukan koordinasi bersama jajaran madrasah.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Waka Akademik, Apriliandi, M.Pd., Gr., Waka Kesiswaan, Jauhari, S.H.I., Gr., dan Waka Humas, Ririn Pebriyanti, S.Pd., Gr., Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan, khususnya gladi resik pada 15 Agustus 2026 dan upacara puncak pada 17 Agustus 2026, dapat berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan susunan acara yang telah direncanakan.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek teknis dibahas secara rinci. Salah satunya adalah kesiapan perlengkapan upacara, meliputi sound system, baki, alas, serta perlengkapan pendukung lainnya yang diperlukan selama prosesi berlangsung.
Koordinasi juga dilakukan terkait teknis pelaksanaan pengibaran dan penyerahan bendera kepada tim Paskibra. Hal ini menjadi perhatian penting agar seluruh pejabat yang terlibat memahami alur dan tugas masing-masing sehingga tidak terjadi kekeliruan saat prosesi upacara berlangsung.
Selain itu, dilakukan pula briefing kepada pejabat desa mengenai rangkaian acara agar seluruh kegiatan dapat berjalan sesuai susunan protokoler. Salah satu hal yang ditekankan adalah agar pembagian doorprize tidak dilakukan di tengah pelaksanaan upacara, sehingga kekhidmatan dan ketertiban prosesi peringatan HUT Kemerdekaan tetap terjaga.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., melalui Waka Humas, Ririn mengapresiasi koordinasi yang dilakukan bersama pihak Desa Barumanis. Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan besar membutuhkan persiapan yang matang dan komunikasi yang jelas antarpihak yang terlibat.
“Upacara 17 Agustus adalah momentum yang sakral dan harus kita laksanakan dengan tertib serta penuh penghormatan. Karena itu, setiap detail perlu dipersiapkan sejak awal. Jangan sampai hal-hal teknis yang sebenarnya bisa kita antisipasi justru mengganggu jalannya upacara,” ungkap Ririn.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara madrasah, pemerintah desa, mahasiswa KKN, dan seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kita ingin seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas dan alur kegiatan. Dengan koordinasi yang baik, insyaAllah pelaksanaan gladi resik maupun upacara tanggal 17 Agustus dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta,” tambahnya.
Sementara itu, keterlibatan peserta didik MTsN 2 Rejang Lebong dalam rangkaian upacara HUT RI ke-81 menjadi bagian dari pembelajaran karakter di luar kelas. Para siswa diberikan kesempatan untuk berkontribusi melalui peran sebagai tim Paskibra, paduan suara, maupun drumband dalam rangka memeriahkan peringatan kemerdekaan.
Kegiatan ini juga selaras dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), khususnya nilai cinta tanah air dan cinta kepada sesama. Melalui keterlibatan dalam upacara, peserta didik belajar menghargai perjuangan para pahlawan, bekerja sama, bertanggung jawab, disiplin, serta menjaga kekhidmatan momentum kemerdekaan.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



