PGRI Cabang Khusus Kemenag Serahkan Sertifikat Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta
Rejang Lebong (Humas) – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Khusus Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong menyerahkan sertifikat kepada guru yang telah mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus bukti keikutsertaan guru dalam kegiatan peningkatan kompetensi dan penguatan implementasi KBC di lingkungan madrasah.
Penyerahan sertifikat dilaksanakan pada Selasa (11/8) di Ruang Tata Usaha (TU) MIN 1 Rejang Lebong. Sertifikat diserahkan oleh Wakil Sekretaris PGRI Cabang Khusus Kemenag Rejang Lebong, Randi Sefto Fanedi, S.Pd., kepada perwakilan guru dari MIS Guppi 11 Talang Rimbo yang telah mengikuti workshop Implementasi KBC.
Randi menyampaikan bahwa penyerahan sertifikat ini merupakan bagian dari tindak lanjut setelah pelaksanaan workshop. Menurutnya, sertifikat tidak hanya menjadi dokumen administrasi, tetapi juga menjadi bukti bahwa para guru telah mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi yang berkaitan dengan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta.
“Penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk apresiasi kepada para guru yang telah mengikuti Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di madrasah,” ujar Randi.
Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta tersebut sebelumnya telah dilaksanakan selama dua hari, yakni pada 22 dan 23 Juli 2026, bertempat di MAN Rejang Lebong. Kegiatan ini diikuti oleh para guru sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan keterampilan pendidik dalam mengimplementasikan pembelajaran yang berlandaskan nilai-nilai cinta, kepedulian, keteladanan, dan penghargaan terhadap peserta didik.
Ketua PGRI Cabang Khusus Kemenag Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa sertifikat diberikan kepada guru yang telah mengikuti Workshop Implementasi KBC yang diselenggarakan pada 22 dan 23 Juli 2026 di MAN Rejang Lebong. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah.
“Guru yang telah mengikuti workshop mendapatkan sertifikat sebagai bukti keikutsertaan dalam kegiatan. Kami berharap apa yang telah dipelajari selama workshop dapat diimplementasikan dalam pembelajaran dan menjadi bagian dari upaya menciptakan suasana pendidikan yang lebih humanis, penuh kasih sayang, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik,” ungkap Mufida.
Menurutnya, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan perkembangan karakter, akhlak, dan hubungan sosial peserta didik. Guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang membuat peserta didik merasa dihargai, diperhatikan, dan mendapatkan lingkungan belajar yang positif.
Penyerahan sertifikat kepada perwakilan guru MIS Guppi 11 Talang Rimbo juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pendidik untuk terus mengikuti kegiatan pengembangan profesional. Dengan peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan, implementasi KBC di lingkungan madrasah diharapkan dapat berjalan secara optimal dan memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan.
PGRI Cabang Khusus Kemenag Rejang Lebong berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru melalui berbagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan. Workshop dan kegiatan pengembangan kompetensi lainnya diharapkan dapat memperkuat peran guru sebagai pendidik sekaligus teladan dalam membangun generasi madrasah yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #PGRI #Kemenag #RejangLebong
From : MIN 1



