Kawal Langkah Siswa, Guru MTsN 2 Rejang Lebong Dampingi Gerak Jalan hingga Garis Finish
Rejang Lebong, (Humas) – Dukungan penuh terhadap peserta didik ditunjukkan keluarga besar MTsN 2 Rejang Lebong dalam mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (12/8).
Tidak hanya mengikutsertakan peserta didik dalam perlombaan, sejumlah guru MTsN 2 Rejang Lebong juga turut hadir dan mendampingi siswa sepanjang perjalanan. Pendampingan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian madrasah terhadap perjuangan dan semangat peserta didik dalam membawa nama baik madrasah.
Guru yang turut mengawal dan memberikan dukungan kepada siswa di antaranya Kepala Tata Usaha,Pramudi Wardani, S.Pd.I., Waka Akademik, Apriliandi, M.Pd., Gr, Waka Kesiswaan Jauhari, S.H.I., Gr., dan Waka Humas Ririn Pebriyanti, S.Pd., Gr., serta Lisnawati, S.Pd.I., Gr., Arleka Pratami, M.Pd., Gr., Athiyyah Nur Herlita, S.Pd., Intan Lyvia Fadilah, S.Pd., Yeni Oktavia, S.Pd., Ropal Astiawan, S.H., Gr., Aldo Sanjaya, S.Pd., M. Rais, S.Pd.I., M. Ali Saputra, S.Pd., dan Wahyu Mashyuri Permana, S.Pd.
Kehadiran para guru memberikan energi positif bagi siswa. Sepanjang rute perlombaan, guru turut memastikan kondisi peserta tetap terpantau, memberikan motivasi, serta membantu menjaga semangat siswa agar mampu menyelesaikan perjalanan dengan baik.
Rute perlombaan dimulai dari Jalan Sukowati, dilanjutkan lurus menuju kawasan Bang Mego, dan berakhir di Lapangan Setia Negara Curup. Dengan semangat kebersamaan, para siswa berhasil menyelesaikan rute hingga garis finish.
Dukungan semakin terasa ketika Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., hadir di lokasi finish. Kehadiran kepala madrasah menjadi bentuk dukungan langsung sekaligus apresiasi terhadap perjuangan peserta didik yang telah mengikuti perlombaan hingga selesai.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong menilai bahwa pendampingan guru dalam kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pendidikan karakter. Kehadiran guru di tengah perjuangan siswa menunjukkan bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kedekatan antara guru dan siswa. Para peserta didik dapat merasakan bahwa perjuangan mereka mendapatkan perhatian dan dukungan dari seluruh keluarga besar madrasah.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan ini selaras dengan nilai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), terutama cinta kepada sesama dan cinta tanah air. Guru memberikan dukungan kepada siswa, siswa belajar menghargai dan bekerja sama dengan teman, sementara seluruh warga madrasah bersama-sama mengambil bagian dalam memeriahkan momentum kemerdekaan.
Bagi MTsN 2 Rejang Lebong, mengiringi siswa dari garis start hingga finish bukan sekadar tugas pendampingan. Di balik setiap langkah siswa, terdapat pesan bahwa mereka tidak berjalan sendirian karena ada guru dan keluarga besar madrasah yang selalu memberikan dukungan.
Kehadiran kepala madrasah di garis finish semakin melengkapi perjalanan tersebut. Setelah menyelesaikan rute, siswa mendapatkan apresiasi dan dukungan sebagai bentuk penghargaan atas semangat, kedisiplinan, dan perjuangan mereka.
Sebab pendidikan bukan hanya tentang mengajarkan siswa bagaimana mencapai garis finish, tetapi juga memastikan mereka tahu bahwa dalam perjalanan menuju tujuan, selalu ada orang-orang yang siap berjalan dan mendukung mereka.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


