Milad 'Aisyiyah ke-109, PAI Curup Tengah Ikuti Seminar Perlindungan Perempuan dan Anak
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka memperingati Milad ‘Aisyiyah ke-109, berbagai kegiatan edukatif dan sosial digelar sebagai bentuk kontribusi dalam memperkuat ketahanan keluarga serta kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak. Momentum tersebut turut diikuti oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Tengah, Mariyati, S.Pd.I melalui seminar tentang perlindungan perempuan dan anak, Rabu (12/8).
Dalam sambutannya, Ketua PD ‘Aisyiyah Rejang Lebong, Dr. Busra Febriyarni, M.Ag, menyampaikan bahwa seminar ini menjadi ruang penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan, khususnya bagi perempuan dan anak.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai pemahaman terkait bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, langkah pencegahan, serta pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam memberikan perlindungan. Edukasi juga diarahkan pada upaya membangun komunikasi yang sehat dan pola pengasuhan yang mengedepankan kasih sayang.
PAI Curup Tengah, Mariyati, S.Pd.I menyampaikan bahwa isu perlindungan perempuan dan anak memiliki keterkaitan erat dengan pembinaan keagamaan. Nilai-nilai Islam mengajarkan penghormatan terhadap martabat manusia, kasih sayang dalam keluarga, serta kewajiban menjaga anggota keluarga dari berbagai bentuk kemudaratan.
“Perlindungan perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu. Ini merupakan tanggung jawab bersama, termasuk keluarga, tokoh agama, pendidik, dan seluruh masyarakat,” ungkap Maryati.
Menurutnya, penyuluh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan penyuluhan, majelis taklim, bimbingan keluarga, hingga pendampingan calon pengantin, nilai-nilai tentang keluarga yang aman, harmonis, dan saling menghargai dapat terus ditanamkan.
Seminar dalam rangka Milad ‘Aisyiyah ke-109 tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, penyuluh agama, dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap perlindungan perempuan dan anak.
PAI Curup Tengah menilai kegiatan semacam ini sangat positif karena dapat membuka wawasan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dihadapi perempuan dan anak di tengah masyarakat. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diteruskan melalui kegiatan pembinaan keagamaan di wilayah binaan.
Melalui momentum Milad ‘Aisyiyah ke-109, semangat untuk menghadirkan keluarga yang harmonis, lingkungan yang aman, serta generasi yang terlindungi diharapkan semakin kuat. PAI Curup Tengah pun siap terus bersinergi dalam memberikan edukasi keagamaan yang mendorong terwujudnya keluarga sakinah sekaligus masyarakat.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



