Kakan Kemenag Rejang Lebong Ajak Jamaah Majelis Taklim Teladani Akhlak Rasulullah SAW
Rejang Lebong (HUMAS) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I., mengisi tausiyah pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung Baitul Makmur Curup, Jumat (14/8).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Agung Baitul Makmur Curup tersebut diikuti oleh jamaah majelis taklim, khususnya kaum ibu, dengan penuh khidmat. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat komitmen untuk menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiyahnya, Kakan Kemenag Rejang Lebong menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau rutinitas tahunan. Lebih dari itu, Maulid Nabi harus menjadi momentum untuk melakukan introspeksi sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Menurutnya, setidaknya terdapat tiga hal penting yang perlu dilakukan umat Islam dalam menyambut dan memaknai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Ada tiga hal yang harus kita lakukan dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Pertama, meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Kedua, meneladani akhlak Rasulullah SAW. Ketiga, membudayakan sunnah Rasul dalam kehidupan kita,” ujar Rahman Umar dalam tausiyahnya.
Ia menjelaskan, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk ketaatan dan perilaku yang mencerminkan ajaran beliau. Semakin besar kecintaan seseorang kepada Rasulullah SAW, maka semakin kuat pula keinginannya untuk mengikuti petunjuk dan sunnah yang telah beliau ajarkan.
Kakan Kemenag juga mengajak jamaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan sosok yang memiliki akhlak mulia, baik dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat maupun dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin umat.
“Akhlak Rasulullah SAW harus menjadi contoh bagi kita semua. Dalam keluarga kita harus meneladani kelembutan dan kasih sayang beliau. Dalam bermasyarakat kita harus mengedepankan sikap saling menghormati, tolong-menolong, jujur, amanah, dan menjaga persaudaraan,” lanjutnya.
Selain meningkatkan kecintaan dan meneladani akhlak Rasulullah SAW, Rahman Umar menekankan pentingnya membudayakan sunnah Rasul dalam kehidupan sehari-hari. Sunnah, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan ibadah tertentu, tetapi juga mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari cara berbicara, bersikap, memperlakukan keluarga, hingga membangun hubungan yang baik dengan sesama.
Ia berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan jamaah. Peringatan tersebut hendaknya tidak berhenti ketika acara selesai, tetapi dilanjutkan dengan perubahan sikap dan perilaku ke arah yang lebih baik.
“Jangan sampai setelah mengikuti peringatan Maulid, kehidupan kita tetap sama. Mari kita jadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, memperbaiki akhlak, dan semakin dekat dengan Allah SWT,” pesannya.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Baitul Makmur Curup berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan religius. Kehadiran Kakan Kemenag Rejang Lebong sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi dengan masyarakat serta mendukung kegiatan keagamaan yang dilaksanakan oleh BKM dan majelis taklim.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, jamaah diharapkan semakin memahami pentingnya menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan. Dengan kecintaan kepada Rasulullah, keteladanan akhlaknya, serta pengamalan sunnah secara konsisten, diharapkan tercipta kehidupan umat yang semakin religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
(Prada/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag

.jpg)
.jpg)